Perintah Panglima TNI ke Brigjen Junior Usai Ramai soal Babinsa dan Surat ke Kapolri

Perintah Panglima TNI ke Brigjen Junior Usai Ramai soal Babinsa dan Surat ke Kapolri
Panglima TNI dan Brigjen Junior. ©2021 Merdeka.com
TRENDING | 23 September 2021 09:24 Reporter : Khulafa Pinta Winastya

Merdeka.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memberikan perintah khusus kepada Brigjen Junior Tumilaar terkait kabar pemanggilan Junior oleh Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Puspomad).

Brigjen Junior dipanggil oleh pihak Puspomad untuk menjalani pemeriksaan usai pernyataannya dalam surat terbuka yang ditunjukkan untuk Kapolri Listyo Sigit Prabowo, viral di media sosial. Simak ulasan selengkapnya:

2 dari 4 halaman

Brigjen Junior Dipanggil Danpuspomad

Melalui keterangan tertulis, Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad), Letjen TNI Chandra W Sukotjo mengatakan, dirinya akan melakukan pemanggilan terhadap Brigjen Junior Tumilaar terkait pernyataannya dalam surat terbuka.

Diketahui, bahwa Junior menuliskan sebuah surat terbuka untuk Kapolri sebagai bentuk protes usai seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) di Tingkulu, Wanea, Manado dipanggil ke kantor polisi untuk diperiksa.

Pemanggilan itu bermula saat Babinsa tersebut diketahui membela seorang warga yang memiliki konflik lahan dengan PT Ciputra International. Hal itulah yang membuat Junior mengaku tak terima karena aksi Babinsa yang membela rakyat kecil itu justru berujung didatangi oleh anggota Brimob bersenjata.

Setelah surat tersebut viral beredar di media sosial, pihak Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Puspomad) pun langsung melakukan pemanggilan terhadap Junior. Hal itu dikarenakan pernyataan Junior dalam surat tersebut diduga tak sesuai dengan fakta yang ada.

surat brigjen junior untuk kapolri
©2021 Merdeka.com
3 dari 4 halaman

Panglima TNI Berikan Perintah ke Brigjen Junior

brigjen junior tumilar
Foto: wikipedia ©2021 Merdeka.com

Kepada merdeka.com, Brigjen Junior Tumilaar mengatakan, bahwa dirinya secara khusus sudah melaporkan hal tersebut ke Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

"Saya laporkan ke Panglima, 'Panglima, Babinsa kita ini dipanggil Kepolisian, ini buktinya'. Beliau tahu, masa beliau mau marahi saya. Tidak ada kata-kata itu," kata Junior kepada merdeka.com.

Terkait pemanggilan tersebut, Junior mengatakan bahwa Panglima TNI memerintahkan dirinya untuk tetap berangkat memenuhi panggilan dari Puspomad terlebih dulu.

"Beliau komunikasi dengan saya, 'siap Panglima, laksanakan' Ya sudah kamu berangkat ke Jakarta besok pagi (perintah Panglima)," ungkap Junior.  

Pemeriksaan terhadap Junior rencananya akan dilaksanakan di Pusat Polisi Militer TNI Angkatan Darat (Puspomad), Jakarta.

4 dari 4 halaman

Kapolres Setempat Disebut Sudah Minta Maaf

Sebelumnya, Kapendam XIII/Merdeka, Letkol Johnson M Sitorus telah membenarkan surat terbuka yang ditulis oleh Brigjen Junior untuk Kapolri.  Namun ia menyebut, jika permasalahan itu sebenarnya sudah langsung diselesaikan. Permasalahan dianggap selesai setelah Kapolres setempat meminta maaf kepada Dandim .

"Memanggil bukan atas nama Babinsa, tapi atas nama pribadi. Itu juga tidak jadi dilakukan karena anggota kami begitu dapat surat dia laporan ke Dandim. Dandim koordinasi dengan Kapolres," kata Johnson

"Anggota laporan ke Dandim, Dandim koordinasi dengan Kapolres cek anggotanya. Kapolres marah sama anggotanya dan Kapolrestabes sudah minta maaf sama Dandim. Jadi masalah sudah selesai," tambahnya.

(mdk/khu)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami