Pertarungan Sengit Pasukan Marinir TNI AL di Kepri, KRI & Pesawat Lepaskan Tembakan

Pertarungan Sengit Pasukan Marinir TNI AL di Kepri, KRI & Pesawat Lepaskan Tembakan
Pertarungan Sengit Pasukan Marinir TNI AL di Kepri. Instagram/@korps_marinir_tni_al ©2021 Merdeka.com
TRENDING | 11 April 2021 09:01 Reporter : Mutia Anggraini

Merdeka.com - Perjuangan para anggota TNI tak selayaknya dipandang sebelah mata. Aksinya mereka demi kedaulatan NKRI. Nyawa menjadi taruhannya.

Seperti aksi para marinir Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) berikut ini. Berbekal kendaraan dan senjata mumpuni, mereka rela membelah lautan dan menerjang desingan peluru.

Suasana semakin menegangkan di kala suara dentuman menyeru. Seperti apa perjuangan para marinir untuk mempertahankan Ibu Pertiwi? Simak ulasannya berikut ini.

2 dari 5 halaman

TNI AL Terlibat Perang Sengit

Dabo Singkep, Kepulauan Riau memanas. Sejumlah pasukan marinir TNI AL diturunkan ke laut lepas, hendak merebut dan mengembalikan daratan Dabo Singkep ke pangkuan Ibu Pertiwi.

Aksi itu disebut sebagai Operasi Amfibi menghadapi musuh yang telah lebih dulu berhasil menduduki objek vital di perairan Dabo Singkep. Hal ini diketahui berlangsung pada Sabtu (10/4) lalu.

pertarungan sengit pasukan marinir tni al di kepri
Instagram/@korps_marinir_tni_al ©2021 Merdeka.com

"Dalam hitungan menit ratusan personel Pasukan Pendarat Korps Marinir TNI Angkatan Laut yang tergabung dalam Operasi Amfibi terlibat 'perang sengit' dengan musuh yang secara illegal masuk melalui perairan Dabo Singkep Kepulauan Riau dan menguasai beberapa objek vital di daerah setempat. Sabtu (10/04/2021)," dikutip dari akun Instagram @korps_marinir_tni_al.

3 dari 5 halaman

Suasana Menegangkan

Suara dentuman dan tembakan silih berganti. Atmosfir udara Dabo Singkep penuh dengan bau peluru yang berdesing. Sejumlah kapal milik TNI AL seperti KRI Jhon Lie 358, KRI Teluk Ende 517, KRI Teluk Cirebon 543, KRI Teluk Sibolga 536, KRI Bung Tomo 357, KRI Tjiptadi 381, KRI Patimura 371, dan KRI Teuku Umar 385 langsung diturunkan guna membantu prajurit merebut perairan dari musuh.

pertarungan sengit pasukan marinir tni al di kepri
Instagram/@korps_marinir_tni_al ©2021 Merdeka.com

Tak hanya itu, sejumlah pesawat yang siap bermanuver pun juga dikerahkan dari udara. Ombak pantai pun seolah bersahutan, mendukung para prajurit untuk siap bertempur.

"Sebelumnya terdengar beberapa kali dentuman dan tembakan bantuan dari beberapa Kapal Perang Republik Indonesia yaitu dari KRI Jhon Lie 358, KRI Teluk Ende 517, KRI Teluk Cirebon 543, KRI Teluk Sibolga 536, KRI Bung Tomo 357, KRI Tjiptadi 381, KRI Patimura 371, KRI Teuku Umar 385 serta bantuan tembakan dari atas pesawat untuk mengawal Pasukan Pendarat Korps Marinir bermanuver dari laut ke daratan memasuki wilayah pantai Todak yang sudah dikuasai musuh," dikutip dari akun Instagram @korps_marinir_tni_al.

4 dari 5 halaman

Berhasil Gagalkan Aksi Ilegal

Berbekal keyakinan sepenuh hati dan jiwa patriot sejati, para prajurit nampak keluar satu per satu dari kapal perang. Berhasil mendarat di Pantai Todak Dabo Singkep, para prajurit pun langsung berhasil menumpas aksi illegal yang dilakukan oleh sejumlah musuh.

pertarungan sengit pasukan marinir tni al di kepri
Instagram/@korps_marinir_tni_al ©2021 Merdeka.com

"Dengan cepat dan gesit serta penuh percaya diri satu persatu keluar dari mulut rampa Kapal Perang untuk melaksanakan pendaratan Amfibi di pantai Todak Dabo Singkep sehingga dalam hitungan menit berhasil menumpas dan mengembalikan Pulau Dabo Singkep ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," dikutip dari akun Instagram @korps_marinir_tni_al.

5 dari 5 halaman

Bagian dari Simulasi

Aksi penuh ketegangan ini merupakan bagian dari simulasi dari Prajurit Korps Marinir dalam rangkaian Latihan Operasi Amfibi TNI AU 2021. Skema latihan yang melibatkan 1200 personil ini berlokasi di Pantai Todak Dabo Singkep, Kepulauan Riau.

pertarungan sengit pasukan marinir tni al di kepri
Instagram/@korps_marinir_tni_al ©2021 Merdeka.com

"Pertempuran sengit tersebut merupakan simulasi dari Prajurit Petarung Korps Marinir yang tergabung dalam Latihan Operasi Amfibi TNI Angkatan Laut Tahun 2021 yang dipusatkan di Pantai Todak Dabo Singkep Kepulauan Riau," dikutip dari akun Instagram @korps_marinir_tni_al.

"Latihan Operasi Amfibi tersebut melibatkan 1200 personel, puluhan alutsista TNI AL mulai dari Kapal Perang Republik Indonesia, Pesawat Udara dan Kendaraan Tempur Korps Marinir mulai dari BTR-50 PM, Tank BMP 3F serta Perahu Karet dengan daerah latihan mulai dari Jakarta, Laut Jawa, Laut Natuna dan Pantai Todak Dabo Singkep Kepulauan Riau," dikutip dari akun Instagram @korps_marinir_tni_al.

(mdk/mta)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami