Potret Makam Sahabat Nabi Muhammad SAW di China, Asri Banget Dikelilingi Hutan

Potret Makam Sahabat Nabi Muhammad SAW di China, Asri Banget Dikelilingi Hutan
Potret Makam Sahabat Nabi Muhammad SAW di Cina. Kanal YouTube Muhammad Hanif Hasballah ©2021 Merdeka.com
TRENDING | 21 Juli 2021 11:57 Reporter : Kurnia Azizah

Merdeka.com - Sa'ad bin Abi Waqqash merupakan sahabat Nabi Muhammad SAW yang dijamin masuk surga. Ia menjadi salah satu sahabat yang pertama memeluk Islam diusia 17 tahun.

Berdasarkan catatan Lui Tschih, penulis pada abad ke-18 dalam karyanya Chee Chea Sheehuzoo. Sa'ad bersama sahabat dan rombongan lain bertandang ke China untuk mengenalkan Islam sekitar tahun 616 M.

Bahkan ia mengabdi dan membangun masjid di Guangzhou, China. Masyarakat percaya bahwa mendiang Sa'ad telah berpulang dan dimakamkan di area masjid. Yang kini menjadi wilayah wisata religi di sana.

Kompleks pemakaman yang cukup asri dipenuhi nuansa khas China yang kental, berada di atas bukit dan dikelilingi taman lebat. Penasaran dengan potret makam sahabat Rasulullah SAW di China? Simak ulasannya berikut ini.

2 dari 4 halaman

Kisah Sahabat Nabi SAW Datang ke China

potret makam sahabat nabi muhammad saw di cina
Gerbang arah ke bangunan makam, Kanal YouTube Muhammad Hanif Hasballah ©2021 Merdeka.com

Setelah kunjungan pertama ke daratan China, Saad pulang ke Arab. Hingga saat masa Khalifah Usman bin Affan, ia kembali menjadi utusan untuk ke China.

Sekira 21 tahun berlalu, Saad datang lagi dengan membawa buah tangan. Kehadirannya bersama rombongan diterima baik oleh kaisar Dinasti Tang, Kao-Tsung.


potret makam sahabat nabi muhammad saw di cina

Kanal YouTube Muhammad Hanif Hasballah ©2021 Merdeka.com

Kaisar mengizinkannya untuk mengajarkan Islam pada masyarakat di Guangzhou, China. Sebagian besar masyarakat percaya Saad menghabiskan sisa hidupnya dengan mengabdi dan meninggal di Guangzhou.

3 dari 4 halaman

Potret Masjid Saad bin Abi Waqash

potret makam sahabat nabi muhammad saw di cinaBagian depan masjid Saad bin Abi Bawash, Kanal YouTube Muhammad Hanif Hasballah ©2021 Merdeka.com

Bagian dalam masjid, didominasi warna merah khas China yang dipercaya melambangkan keberuntungan dan kebahagiaan.

Melansir dari kanal YouTube Muhammad Hanif Hasballah, yang berkesempatan menunaikan ibadah di Masjid Saad bin Abi Waqash.

"Alhamdulillah kita sudah salat Zuhur. Kebetulan ini hari Minggu, jadi ramai banget. Baik dari penduduk lokal maupun wisatawan mancanegara untuk melihat masjid, perjalanan wisata religi," kata Hanif.

4 dari 4 halaman

Dikelilingi Taman yang Asri

Wilayah masjid cukup luas. Terdapat sejumlah taman dan hutan mengelilingi. Selain itu ada halaman kosong untuk acara di luar ruangan.

Ditambah lagi, beberapa bangunan. Untuk menuju makam sahabat Nabi Muhammad SAW, pengunjung bisa jalan kaki sembari menikmati pemandangan.

potret makam sahabat nabi muhammad saw di cinaKanal YouTube Muhammad Hanif Hasballah ©2021 Merdeka.com

Wisata religi tersebut dibuka dari pukul 8.30 sampai 16.00 waktu setempat. Bukan hanya berziarah ke makam Saad, melainkan juga ke sejumlah makam pengikutnya.

"Makamnya tidak terlalu jauh dari masjidnya. Perjalanannya (kaki) bisa sekitar empat menit gitu. Oke sekarang kita sampai di pintu gerbangnya makam," terang Hanif.

Saad bin Abi Waqash memiliki peranan penting dalam penyebaran Islam di China. Meski hingga saat ini, ada yang menyebut bahwa jenazahnya dimakamkan di Baqi' dekat Madinah. Bersama sejumlah sahabat Rasul SAW lainnya.(mdk/kur)

Baca juga:
Jarang Diketahui, Ada Makam Sahabat Nabi Muhammad SAW di Indonesia, Ini Potretnya
Viral Muda Mudi Pesta Miras Sambil Dengar Lagu Religi, Lecehkan Nabi Muhammad
Deretan Peninggalan Nabi Muhammad Dipamerkan di Jakarta Islamic Center
PM Pakistan Imran Khan Desak Negara Barat Pidanakan Penghina Nabi Muhammad
Begini Penampakan Makam Nabi Muhammad SAW, Sederhana Hanya Bernisan Batu
Doa Bangun Pagi Islam yang Penuh Syukur, Pahami Keutamaan & Kebiasaan Rasulullah SAW

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami