Ternyata Begini Pembuangan Air Wudhu dari Masjidil Haram, Area yang Dilewatinya Subur

Ternyata Begini Pembuangan Air Wudhu dari Masjidil Haram, Area yang Dilewatinya Subur
Ternyata Begini Pembuangan Air Wudhu dari Masjidil Haram. YouTube Alman Mulyana ©2022 Merdeka.com
TRENDING | 7 September 2022 12:11 Reporter : Mutia Anggraini

Merdeka.com - Siapa yang tak tahu Masjidil Haram, Mekkah? Tempat suci dan beribadah umat Islam tersebut setiap tahunnya didatangi jemaah dari berbagai penjuru dunia.

Tak sedikit yang lantas penasaran dengan sistem pembuangan air di sekitar area Masjidil Haram. Rupanya, area yang dilewati sistem pembuangannya pun subur dan menjadi habitat hewan.

Penasaran dengan potret dan situasinya? Simak ulasan selengkapnya berikut ini, dilansir dari kanal YouTube Alman Mulyana, Rabu (7/9/22).

2 dari 5 halaman

Saluran Pembuangan Air Wudhu di Masjidil Haram

Masjidil Haram merupakan sebuah masjid yang tepatnya berlokasi di Kota Makkah, Saudi Arabia. Di masjid ini, terletak pusat kiblat seluruh umat Islam di bumi, yakni Ka'bah.

Lantaran hal tersebut, Masjidil Haram menjadi area masjid yang tak pernah sepi jemaah. Banyak di antara umat Islam yang ingin berlama-lama menunaikan ibadah di Masjidil Haram.

Alhasil, banyak pula air yang digunakan para jemaah untuk menyucikan diri dengan berwudhu. Soal pembuangan air bekas wudhu, ada rancangan tersendiri.

Di area Masjidil Haram, terdapat gorong-gorong yang dibangun secara dalam. Gorong-gorong tersebut pun melewati area dalam masjid dan ditutup dengan pengaman.

ternyata begini pembuangan air wudhu dari masjidil haram

YouTube Alman Mulyana ©2022 Merdeka.com

"Jadi, sekitaran ini itu ada pembuangan air ya. Nah, pembuangan airnya itu ada di pojok sana itu," ungkap sang pemilik video.

"Sekarang ini, sistem drainasenya ini luar biasa," sambungnya.

3 dari 5 halaman

Dibangun di Bawah Tanah

Dilihat sekilas, gorong-gorong tersebut nampak dangkal dan tak terlihat berbahaya. Namun jika dilihat dengan saksama, gorong-gorong tersebut justru begitu dalam hingga hampir tak ada sinar matahari yang menembus.

"Nah, inilah tempat pembuangan air dari Masjidil Haram, dan ini dalam banget," ceritanya.

ternyata begini pembuangan air wudhu dari masjidil haram
YouTube Alman Mulyana ©2022 Merdeka.com

Rupanya gorong-gorong tersebut dibangun mengarah ke luar Masjidil Haram. Tak lain, air hasil pembuangan tersebut diarahkan untuk mengaliri padang pasir di seputaran area Masjidil Haram.

"Dan sekarang saya mau menunjukkan luarnya. Itu ada gorong-gorong di bawah tanah ini, dan dibuang ke area padang pasir," ungkapnya.

4 dari 5 halaman

Gorong-gorong di Area Luar Masjid

Benar saja, air hasil pembuangan tersebut dialirkan melalui gorong-gorong besar. Diperlihatkan sang pemilik video, ujung gorong-gorong tersebut berada jauh di luar Masjidil Haram.

"Bisa teman-teman lihat ya, ini pembuangan air wudhu dari Masjidil Haram," ceritanya.

ternyata begini pembuangan air wudhu dari masjidil haram

YouTube Alman Mulyana ©2022 Merdeka.com

Selayaknya gorong-gorong pada umumnya, bangunan tersebut nampak berlubang. Lantaran cukup panjang dan berada di bawah tanah, gorong-gorong tersebut nampak gelap gulita.

"Ini gorong-gorongnya terhubung langsung ke Masjidil Haram. Jadi kalau teman-teman menelusuri ini sampai ke Masjidil Haram, itu jauh ya," sambungnya.

5 dari 5 halaman

Subur, jadi Tempat Hidup Ikan

Tak terkira, ada pemandangan luar biasa sepanjang aliran air pembuangan tersebut. Rupanya, area tersebut menjadi subur dan banyak ditumbuhi rerumputan hingga pepohonan rindang.

"Itu sejauh mata memandang, hijau ya. Masya Allah," tukasnya.

Kendati air bekas wudhu, namun alirannya pun justru jernih. Saking bersihnya, aliran tersebut kini menjadi tempat hidup banyak ikan yang berenang bebas.

ternyata begini pembuangan air wudhu dari masjidil haram
YouTube Alman Mulyana ©2022 Merdeka.com

"Dan airnya itu bening, guys. Jernih," sambungnya.

"Masya Allah, itu ada ikannya teman-teman. Banyak yang mancing ya. Dalam ya sekarang airnya," imbuhnya.

(mdk/mta)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini