Usai Dianiaya Brigadir SL Minta Maaf ke Kapolres Nunukan, Netizen Heran Setengah Mati

Usai Dianiaya Brigadir SL Minta Maaf ke Kapolres Nunukan, Netizen Heran Setengah Mati
Usai Dianiaya Brigadir SL Minta Maaf ke Kapolres Nunukan. Instagram @majeliskopi08 ©2021 Merdeka.com
TRENDING | 27 Oktober 2021 07:45 Reporter : Kurnia Azizah

Merdeka.com - Setelah peristiwa kekerasan yang dilakukan Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar alias SA terhadap anak buahnya viral,korban Brigadir Sony Limbong justru tampil dalam sebuah rekaman video dan meminta maaf kepada AKBP Syaiful Anwar.

Diketahui kejadian penganiayaan sang kapolres kepada anak buahnya itu telah ditelusuri dan diperiksa oleh Bidang Propam Polda Kalimantan Utara. Korban penganiayaan disebutkan bahwa sebelumnya tidak melaksanakan tugas dengan baik.

Dalam sebuah video, Brigadir SL mengklarifikasi telah mengunggah video saat dirinya ditendang dan dipukul di depan banyak orang oleh AKBP Syaiful Anwar. Atas perbuatannya tersebut, SL mengaku salah dan minta maaf.

Namun permintaan maaf yang dilakukan oleh Brigadir SL justru mrmbuat masyarakat bingung. Mereka bertanya-tanya mengapa Brigadir SL yang notabene menjadi korban malah meminta maaf kepada sang kapolres.

Simak ulasan dan video selengkapnya berikut ini.

2 dari 4 halaman

Permohonan Maaf dari Korban

Brigadir SL tampil dalam sebuah video rekaman yang kemudian viral di media sosial. Kalimat yang disampaikannya sontak mencuri perhatian publik dan membuat penasaran. Sebagai korban, ia justru minta maaf kepada sang kapolres.

Permohonan maaf karena telah mengunggah video kekerasan terhadap dirinya yang dilakukan oleh Kapolres Nunukan. Penganiayaan terjadi di aula Polres Nunukan, pada 21 Oktober 2021 sekira pukul 12.32 waktu setempat dan lantas viral.

usai dianiaya brigadir sl minta maaf ke kapolres nunukan
Instagram @majeliskopi08 ©2021 Merdeka.com

"Selamat malam, Komandan, senior, dan rekan-rekan. Terkhusus untuk bapak Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar. Saya memohon maaf atas video yang beredar di media sosial. Karena pada saat meng-upload video tersebut tidak berpikir dengan jernih," kata SL.

Kepala Bidang Humas Polda Kaltara Kombes Pol Budi Rachmad membenarkan bahwa video disebarkan oleh Brigadir SL. Ia menyebutkan bahwa tindakan AKBP SA diduga karena anggotanya tersebut tak melaksanakan tugas dengan baik.

Tepatnya saat kegiatan acara puncak Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) secara zoom meeting, bersama Mabes Polri dan Polda Kaltara.

"Saat gangguan jaringan zoom meeting yang bersangkutan (Brigadir SL) tidak ada. Ditelepon tidak diangkat," papar Budi.

Menurutnya, hal itu diduga yang memicu kemarahan Kapolres Nunukan dan terjadilah penganiayaan.

3 dari 4 halaman

Korban Mengaku Menyesal

usai dianiaya brigadir sl minta maaf ke kapolres nunukan
Instagram @majeliskopi08 ©2021 Merdeka.com

Dalam video pengakuan itu, Brigadir SL bahkan mengaku menyesal, karena mengunggah video, serta tidak menjalankan tugas dengan baik sebelumnya.

Selain itu, SL telah menghadap kepada atasannya untuk menyelesaikan kasus secara kekeluargaan.

"Dengan kejadian beredarnya video tersebut saya sangat menyesal. Dan saya membenarkan bahwa tidak melaksanakan perintah pimpinan. Setelah kejadian tersebut saya langsung menghadap bapak Kapolres Nunukan, untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan," tutur Brigadir SL.

Sebelum menutup video, SL kembali melontarkan permohonan maafnya kepada kepada sang atasan.

"Permohonan maaf ini tidak ada unsur paksaan dari siapa pun, sekali lagi komandan mohon izin saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan yang telah saya lakukan, demikian komandan, terima kasih," pungkasnya.

4 dari 4 halaman

Korban Minta Maaf Bikin Heran Netizen

Permohonan maaf yang dilakukan Brigadir SL kepada AKBP Syaiful Anwar itu justru membuat netizen bingung. Sebab, Brigadir SL adalah korban yang dianiaya.

usai dianiaya brigadir sl minta maaf ke kapolres nunukan
Instagram @majeliskopi08 ©2021 Merdeka.com

"Lucu kalo bapaknya bilang tanpa paksaan 😂 Padahal posisi kedudukannya itu adalah Atasan dan Bawahan, kami mengerti perasaanmu pak," tulis @ramtina_achmad.

"Enak Ya, Yang Di Gebukin Yg Mintak maaf 😂," tulis @agam_anggoro.

"Korban yang meminta maaf..😮😮," tulis @deddysavithra.

"Korban yang minta maaf 🧐," tulis @indaa.permata.

"Apapun itu, komandan kamu enggak pantas begitu di depan umum, apalagi ada ibu-ibu," tulis @mommy_nonys.

"Sungguh Aneh sekali 😢, kenapa korban yang meminta maaf 😮," tulis @tray84_fit.

Video Permohonan Maaf dari Korban

Berikut videonya.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by MajelisKopi08 (@majeliskopi08)

(mdk/kur)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami