Zaman Taruna Polisi Kurus, Setelah Lulus Bisa Lompati 5 Angkatan saat Raih Bintang 4

Zaman Taruna Polisi Kurus, Setelah Lulus Bisa Lompati 5 Angkatan saat Raih Bintang 4
Zaman Taruna Polisi Kurus, Setelah Lulus Bisa Lompati 5 Angkatan saat Raih Bintang 4 Zaman Taruna Po. Instagram/hamidin_ajiamin©2021 Merdeka.com
TRENDING | 26 November 2021 09:26 Reporter : Billy Adytya

Merdeka.com - Jenderal Polisi (Purn) Muhammad Tito Karnavian merupakan salah seorang perwira cerdas. Sosoknya banyak mengukir prestasi semasa aktif di Polri.

Belum lama ini beredar potret masa muda Tito. Hal tersebut diunggah akun media sosial pribadi Irjen Pol (Purn) Hamidin.

Penasaran seperti apa penampakan potretnya? Simak lanjutan ulasan selengkapnya berikut ini.

2 dari 4 halaman

Saat Jadi Taruna Polisi Masih Kurus

Irjen Pol (Purn) Hamidin beberapa waktu lalu membagikan saat dirinya sedang menjalani pendidikan sebagai seorang taruna polisi. Dalam potret tersebut nampak Tito Karnavian yang masih menempuh pendidikan.

Dengan bentuk badan yang masih kurus, mereka berpose bersama. Potret ini diunggah dalam akun Instagram @hamidin_ajiamin, dengan posisi Tito berdiri di samping kanan Hamidin yang mengenakan kaca mata hitam itu.

zaman taruna polisi kurus setelah lulus bisa lompati 5 angkatan saat raih bintang 4 zaman taruna polisi kurus setelah lulus bisa lompati 5 angkatan saat raih bintang 4
Instagram/hamidin_ajiamin©2021 Merdeka.com

"Siapa ya photo paling kanan ini?," tulisnya sebagai keterangan unggahan.

3 dari 4 halaman

Tito Bisa Raih Kenaikan Pangkat sangat Cepat

Tito Karnavian memang dikenal sebagai salah seorang purnawirawan perwira tinggi kepolisian yang banyak mencetak prestasi selama menjabat. Tito adalah polisi yang mendapatkan kenaikan pangkat cukup cepat.

Saat menyandang pangkat AKBP ia memimpin tim Densus 86 yang berhasil melumpuhkan teroris Dr. Azahari di Batu, Jawa Timur. Sehingga pangkatnya dinaikkan dan dirinya menerima penghargaan dari Kapolri kala itu.

zaman taruna polisi kurus setelah lulus bisa lompati 5 angkatan saat raih bintang 4 zaman taruna polisi kurus setelah lulus bisa lompati 5 angkatan saat raih bintang 4
Wikipedia ©2021 Merdeka.com

Tito juga sempat memimpin tim khusus kepolisian yang berhasil membongkar jaringan teroris kawakan Noordin M.Top. Atas prestasi ini pangkatnya kembali naik menjadi Brigadir Jenderal Polisi dan diangkat jadi Kepala Densus 88 Anti-Teror Mabes Polri, kariernya pun terus menerus menanjak hingga dirinya sempat menjabat sebagai Kapolda Papua dan Kapolda Metro Jaya.

Sementara pada 14 Maret 2016, ia diangkat menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggantikan Komjen Pol Saud Usman Nasution yang memasuki masa pensiun.

4 dari 4 halaman

Lompati 5 Angkatan dan Raih Bintang 4

Pada 2016, Tito yang menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) ditunjuk Presiden Joko Widodo menggantikan Badrodin Haiti sebagai kepala Kepolisian RI. Secara tidak langsung hal ini membuat Tito berhasil melangkahi lima angkatan di atasnya.

Tito adalah jebolan Akademi Kepolisian 1987. Apabila dihitung, ia melompati lima angkatan dari Jenderal Badrodin yang Akpol 1982.

Kala itu Tito tercatat sebagai bintang tiga termuda di Kepolisian. Sebelumnya, Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo menegaskan bahwa Kepala BNPT Komjen Tito Karnavian memenuhi ketentuan sebagai calon Kapolri. Menurutnya keputusan Presiden Jokowi sudah tepat.

"Dari sisi kepangkatan sudah memenuhi ketentuan, yakni bintang 3. ‎Namun dari sisi senioritas dia melompati beberapa angkatan," kata Bambang melalui pesan singkatnya.

Setelah pensiun, Tito dipercaya Presiden Jokowi menjadi Menteri Dalam Negeri.

(mdk/bil)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami