10 Pekerjaan Ini Diperkirakan Lambat Pulih Pasca Pandemi

10 Pekerjaan Ini Diperkirakan Lambat Pulih Pasca Pandemi
UANG | 21 November 2020 08:00 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Pandemi virus corona telah mengubah pola hidup semua orang. Baik orang dewasa dan anak-anak diharuskan melakukan kegiatan di rumah, seperti bekerja dan belajar jarak jauh. Sehingga, banyak negara mengalami kenaikan jumlah pengangguran.

Meski demikian, banyak negara yang mengalami pemulihan ekonomi dan jumlah pengangguran mulai turun. Meskipun kemajuan ekonomi ini bergerak ke arah yang benar, data dari situs pencari kerja Glassdoor menunjukkan bahwa banyak industri berisiko tinggi mengalami pemulihan yang sangat lambat, atau mungkin tidak ada pemulihan sama sekali, bahkan setelah pandemi.

Glassdoor membuat daftar pekerjaan teratas yang mengalami penurunan terbesar dalam pembukaan antara Oktober 2019 dan Oktober 2020. Sebelum pandemi, pekerjaan ini memiliki setidaknya 5.000 posting di Glassdoor.

Banyak di daftar tersebut termasuk dalam kategori layanan pribadi (penata gaya atau konsultan kecantikan misalnya) atau peran administratif (termasuk magang). Ini mencerminkan bagaimana pandemi telah mengubah cara konsumen membelanjakan uang mereka, serta menunjukkan adanya perubahan cara kerja perusahaan yang lebih banyak menerapkan kerja dari rumah atau work from home (WFH).

"Kesehatan ganda dan krisis ekonomi telah menyebabkan resesi yang sangat berbeda dari penurunan di masa lalu dan pemulihannya tidak akan berbeda," kata kepala ekonom Glassdoor Andrew Chamberlain, dilansir CNBC.

Chamberlain menambahkan bahwa ketika ekonomi terus pulih pada tahun 2021 dan seterusnya, pekerja akan memperhatikan industri apa yang tertinggal dan dampaknya terhadap karier mereka dalam jangka panjang.

Baca Selanjutnya: Daftar Pekerjaan...

Halaman

(mdk/azz)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami