100 Hari Menteri Trenggono, KKP Tangkap 72 Kapal Pencuri Ikan

100 Hari Menteri Trenggono, KKP Tangkap 72 Kapal Pencuri Ikan
Bakamla RI Tangkap 4 Kapal Pencuri Ikan. ©2016 Dok. Bakamla RI
UANG | 15 April 2021 14:39 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) selama 100 hari kepemimpinan Menteri Sakti Wahyu Trenggono telah menangkap 72 kapal ikan yang melakukan aktivitas penangkapan ikan secara ilegal. Sebanyak 60 kapal berbendera Indonesia, sedangkan 12 lainnya kapal Vietnam dan Malaysia.

Total sebaran kapal ikan yang ditangkap tersebut periode Januari hingga 15 April 2021.

"Dahulu 100 kapal dalam setahun, sekarang sudah bisa sita 72 kapal dalam 100 hari. Mudah-mudahan kita bisa lebih meningkatkan lagi menangkap dan menindak para pelaku terutama yang dari asing," jelas Plt. Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP, Antam Novambar, dalam konferensi pers pada Kamis (15/4).

Modus para pelaku pun beragam. Bahkan banyak juga yang menunggu di kawasan Laut Natuna Utara dengan memanfaatkan kelengahan para petugas. Selain itu juga ada yang menggunakan sarana pengiriman seperti koper pakaian, styrofoam yang dicampur dengan produk lain seperti garmen, sayuran dan buah-buahan, serta menggunakan alat angkut non reguler (carter) dan speed boat.

Antam menegaskan, KKP selalu meningkatkan kerja sama dengan berbagai instansi lain, sehingga membantu proses penangkapan kapal-kapal yang melakukan penangkapan ikan secara ilegal dan menindaknya. Kerja sama KKP ini termasuk dengan Polri, Kejaksaan, Badan Intelijen Negara, dan Bea dan Cukai.

"Karena modusnya juga bermacam-macam, kita harus kerja sama dengan instansi lain baik seperti Bakamla, Polair, dan TNI AL," tutur Antam.

Baca Selanjutnya: Kuartal I-2021 KKP Tenggelamkan 26...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami