10.000 Investor akan Hadiri Mandiri Investment Forum 2021

10.000 Investor akan Hadiri Mandiri Investment Forum 2021
investasi. shutterstock
UANG | 25 Januari 2021 11:42 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Bank Mandiri bersama Mandiri Sekuritas dan didukung oleh BKPM akan menggelar Mandiri Investment Forum (MIF) 2021 secara virtual pada 1-5 Februari 2021. Forum bertajuk Reform After the Storm ini akan diikuti lebih dari 10 ribu investor dari dalam dan luar negeri.

Direktur Treasury dan International Banking Bank Mandiri Panji Irawan merinci, 10 ribu investor tersebut termasuk di dalamnya sekitar 500 investor asing atau perusahaan asing, perwakilan kedutaan besar, dan nasabah Kantor Luar Negeri Bank Mandiri, yang mengelola aset hingga lebih dari USD4 triliun.

"Digelar untuk ke-10 kalinya, Kami berharap forum ini dapat menjadi platform bagi pemerintah untuk menyampaikan arah kebijakan yang telah digariskan dalam pemulihan ekonomi Nasional kepada investor secara lengkap sehingga dapat membangkitkan kepercayaan diri untuk berusaha dan melakukan ekspansi bisnis di Indonesia," kata Panji dalam webinar Persiapan Pelaksanaan Mandiri Investment Forum 2021 secara virtual di Jakarta, Senin (25/1).

Dia mengatakan, forum ini sangat penting untuk menciptakan sinergi antara investor, pelaku usaha dan para pemangku kepentingan, agar mampu menangkap peluang investasi yang dapat mendukung upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Apalagi, dia menilai perekonomian Indonesia pada tahun 2021 akan beranjak dari fase bertahan atau survival kepada fase pemulihan dengan dukungan beberapa faktor. Di antaranya program vaksinasi yang sudah mulai berjalan, implementasi UU Cipta Kerja, serta penurunan kasus Covid-19.

"Faktor pendukung lainnya adalah peningkatan investasi swasta sejalan dengan berbagai stimulus Pemerintah untuk mendorong pulihnya permintaan," imbuh dia.

Untuk itu, Mandiri Investment Forum 2021 akan menghadirkan sejumlah pejabat tinggi negara serta tokoh ekonomi internasional yang akan menjadi narasumber untuk menjelaskan mengenai arah kebijakan pemerintah ke depan serta perkembangan terkini ekonomi global dan respon yang perlu dilakukan.

Para narasumber tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Kesehatan Budi G. Sadikin. Kemudian, Kepala BKPM Bahlil Lahadaila, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Executive Chairman of Neo-bank Moven dan penulis buku Bank 4.0 Brett King serta Profesor ekonomi Universitas Harvard Kenneth Rogoff. (mdk/azz)

Baca juga:
Kemenkeu Buka Penawaran ORI 019, Tingkat Kupon 5,57 Persen
Jawa Timur Disebut Punya Daya Tarik Tinggi bagi Investor, Ini Kata Gubernur Khofifah
Erick Thohir: SWF Percepat Investasi Masuk Indonesia
BI Perkirakan Modal Asing Masuk RI Capai USD 19,1 Miliar di 2021
Bos BKPM Cerita soal Hantu Berdasi yang Ganggu Realisasi Investasi
Sepak Terjang Tiga Calon Dewan Pengawas Lembaga Pengelola Investasi

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami