2 Kilang Terbesar Diserang Drone, Siap-siap Harga Minyak Dunia Naik

UANG | 15 September 2019 14:30 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo

Merdeka.com - 2 Kilang milik Saudi Aramco baru saja diserang oleh pesawat tanpa awak. Amerika Serikat menuding Iran berada di balik aksi tersebut. Serangan pemberontak ini dinilai menjadi yang terbesar sepanjang sejarah kerajaan Arab Saudi.

Dilansir dari The New York Times, Minggu (15/9), melaporkan 2 kilang minyak tersebut mampu memproduksi total 8,45 juta barel minyak per hari. Saudi Aramco mengatakan 5,7 juta barel produksi terganggu dampak dari serangan ini. Besaran tersebut setara sekitar 5 persen dari produksi minyak mentah harian dunia.

Belum diketahui seberapa parah kerusakan kilang sejauh ini. Namun, penutupan fasilitas dalam beberapa hari ke depan akan mengganggu pasokan minyak dunia.

Presiden dari Rapidan Energy Group, Robert McNally, mengatakan harga minyak dunia akan naik sedikit. Namun, dampak paling terasa terjadi pada ekonomi dunia yang merosot.

"Abqaiq sejauh ini adalah fasilitas minyak terpenting dunia," ujarnya.

Pemerintah Amerika Serikat menyatakan siap untuk melepas cadangan minyaknya dalam menjaga stabilitas harga dunia.

Presiden Donald Trump juga mengatakan siap bertemu dengan Presiden Iran Hassan Rouhani membahas mengenai perjanjian nuklir. Di mana, Iran diminta untuk menghentikan program senjata balistik dan dukungannya pada kelompok pemberontak.

Sebelumnya, dua fasilitas kilang minyak milik Arab Saudi, Abqaiq dan Khurais, terbakar setelah mendapat serangan drone, Sabtu (14/9). Kedua kilang minyak tersebut merupakan fasilitas terpenting milik Saudi Aramco.

Baca juga:
Diserang Drone, Kilang Minyak Terbesar Dunia di Arab Saudi Terbakar
Putri Raja Salman Divonis 10 Bulan Penjara Atas Kasus Kekerasan
Saudi Akan Bangun Industri Militer Sendiri
Harga Minyak Dunia Naik Usai Putra Raja Salman Jadi Menteri Energi Arab
Pertama Kalinya, Putra Raja Salman Jadi Menteri Energi Arab Saudi
Berangkat Haji Pakai Visa Kerja dan Ziarah, 181 WNI Ditahan di Arab Saudi
Pangeran Saudi: Kami Dapat Hancurkan Iran dalam 8 Jam

(mdk/bim)