2 TPST Pasuruan Mampu Kelola Sampah Plastik Hingga 1.500 Ton

2 TPST Pasuruan Mampu Kelola Sampah Plastik Hingga 1.500 Ton
TPST Bantar Gebang. ©2015 merdeka.com/imam buhori
UANG | 26 Februari 2021 15:46 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan meresmikan dua fasilitas Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu Reduce Reuse Recycle (TPST 3R) di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Menurut Menko Luhut, operasional kedua fasilitas itu nantinya mampu mengolah sampah hingga 32 ton per hari.

"TPST 3R ini akan mengelola pengumpulan dan pemilahan sampah serta proses daur ulang sampah di kecamatan Lekok dan Nguling, dengan kapasitas sampai 32 ton per hari. Kedua fasilitas ini akan mengumpulkan semua sampah termasuk 1.500 ton sampah plastik pada saat beroperasi penuh pada 2022," ucapnya dalam webinar bertajuk Kemitraan Menuju Indonesia Bebas Sampah: Peresmian Fasilitas TPST3R di Kabupaten Pasuruan, Jumat (26/2).

Menko Luhut mengungkapkan, kedua TPST 3R ini dibangun sebagai kerja sama antara Pemerintah Daerah Pasuruan dan Project STOP. Lalu juga ada Nestlé selaku mitra strategis Project STOP, menjadi penyandang dana utama kemitraan kota Project STOP di Pasuruan.

Selain itu, mitra strategis Project STOP yaitu Borealis, pemerintah Norwegia, Nova Chemicals, Borouge dan Siegwerk juga turut mendanai Project STOP di Pasuruan.

Baca Selanjutnya: Selanjutnya...

Halaman

(mdk/bim)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami