2019, PUPR bakal naikkan anggaran pelatihan warga binaan hingga 2 kali lipat

UANG | 30 Juli 2018 15:02 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Syarif Burhanudin mengatakan akan menyalurkan jumlah anggaran dua kali lipat lebih besar untuk melatih warga binaan menjadi tenaga kerja konstruksi pada 2019 mendatang.

Upaya itu dilakukan sebab instansi hendak fokus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang secara kebutuhan semakin besar, selaras dengan ramainya proyek infrastruktur yang tengah digenjot pemerintah.

"Tentu anggaran ini saya katakan, di 2019 itu meningkat dua kali lipat. Kalau sekarang ini anggarannya kurang lebih Rp 300 miliar. Ke depan sudah dua kali lipatnya, sekitar Rp 600 miliar," ungkap dia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang, Jakarta, Senin (30/7).

Nantinya, pihaknya terus bekerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah untuk menggapai seluruh lapas yang berada di 34 provinsi di Indonesia, demi dapat memberdayakan warga binaannya.

"Khusus untuk kerjasama dengan Kemenkumham (Kementerian Hukum dan HAM), kita mulai dari 7 kota. Jakarta sudah dikembangkan, ada yang di Cibinong, Tangerang, itu dikembangkan ke arah sana," sebut dia.

Terkait kolaborasi dengan Kemenkumham, Syarif menambahkan, pihaknya telah mempersiapkan warga binaan agar dapat menjadi tenaga kerja konstruksi yang sesuai dengan kebutuhan sosial di tengah masyarakat.

"Kita akan fungsikan mereka untuk pekerjaan yang memang berada di wilayah kerja Kemenkumham, seperti CSR (Corporate Social Responsibility) dalam membangun masjid. Bahkan ini menjadi semacam pasukan khusus. Kalau ada suatu daerah yang mengalami musibah atau membutuhkan tenaga kerja, maka ini sudah siap, bisa di-drop di sana," tuturnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Ini alasan pemerintah gencar sertifikasi warga binaan
Pemerintah latih 100 penghuni lapas kelas I Cipinang jadi tenaga konstruksi
Kembangkan pariwisata Tanjung Lesung, pemerintah tingkatkan kemudahan akses
Atasi bau Kali Item, KemenPU-Pera tempatkan pompa dan keruk lumpur
Menteri Basuki kebut pembangunan tol selatan Jawa dan perbanyak rest area

(mdk/azz)