2020, Kartu Sembako Berikan Rp150.000 per Bulan pada 15,6 Juta Keluarga Miskin

2020, Kartu Sembako Berikan Rp150.000 per Bulan pada 15,6 Juta Keluarga Miskin
Keluarga Miskin Bakal Terima Kartu Sembako. ©2017 merdeka.com/arie basuki
EKONOMI | 26 September 2019 12:18 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Kementerian Keuangan menyiapkan anggaran sebesar Rp372,5 triliun untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah, miskin dan rentan miskin. Dari jumlah tersebut pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp28,1 triliun untuk bantuan pangan atau yang disebut kartu sembako.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani, mengatakan penerima kartu sembako di 2020 sebanyak 15,6 juta keluarga miskin. Setiap keluarga miskin nantinya akan memperoleh bantuan sebanyak Rp150.000 naik dari sebelumnya sebesar Rp110.000 per keluarga.

"BPNT dievaluasi, kembali diperkuat dalam bentuk kartu sembako. Perubahannya per bulan ditingkatkan dari Rp110.000 menjadi Rp150.000 ini menjadi nendang," kata Askolani saat memberi paparan dalam media brefing di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (26/9).

Bersamaan dengan penambahan jumlah bantuan, pemerintah juga melakukan perluasan komoditas yang dapat dibeli oleh masyarakat menggunakan kartu sembako. Selama ini, kartu sembako yang sebelumnya BPNT hanya untuk membeli beras. Perluasan komoditas itu akan diatur oleh Kemensos.

"Dulu hanya beras, sekarang diperbanyak oleh Kemensos apakah minyak atau yang lain. Namanya kartu sembako. Ini tentunya awal untuk perbaikan pemanfaatan, perluasan dari kebijakan ini tentunya dengan didukung oleh pelaksanaan kebijakan yang sudah ada," jelas Askolani.

Askolani berharap dengan adanya penambahan bantuan dan perluasan komoditas yang dapat diperoleh masyarakat, jumlah masyarakat miskin di Indonesia bisa tekan. Selain itu, pemberian bantuan ini juga diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat yang kemudian berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

"Bansos ini diberikan tetap untuk masyarakat menengah ke bawah, membantu orang miskin bida sekolah, menuju puskesmas. Maka manfaatnya adalah satu mengurangi orang miskin, menjaga dan meningkatkan daya beli. Sehingga konsumsi RT tetap sebagai pendukung ekonomi ke depan," tandasnya.

Sebelumnya, Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo memperkenalkan sejumlah kartu yang menjadi programnya. Salah satunya adalah Kartu Sembako Murah. Kartu ini bisa digunakan untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga diskon yang sudah ditentukan. "Bisa 50 persen, 30 persen atau 40 persen," paparnya.

Baca juga:
Pemkab Gunung Kidul Perbarui Data Kemiskinan agar Bantuan Tepat Sasaran
Pemilik Rumah di Halaman Apartemen Thamrin: Buat Apa Harta, Tanah Saya Banyak
Rumah Usang di Halaman Apartemen Thamrin Residence akan Dialiri Air PAM
Hubungan Baik Elis Pemilik Rumah Usang dan Pengelola Apartemen Thamrin
Petugas PDAM Datangi Rumah di Halaman Apartemen Thamrin Residence
Nestapa Bocah di Lhokseumawe Dipaksa Mengemis & Dirantai Orang Tua jika Tak Bawa Uang
VIDEO: Kisah Elis dan Keluarga Hidup di Halaman Thamrin Residence

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini