30.000 Kendaraan Diprediksi Lewati Tol Solo-Ngawi Saat Mudik Lebaran 2019

UANG » MALANG | 18 Maret 2019 12:39 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) memprediksi jumlah kendaraan yang akan melintas di tol Trans Jawa ruas Solo-Ngawi akan naik hingga tiga kali lipat saat momen Lebaran 2019. Jika pada hari biasa sekitar 11.000 kendaraan, maka saat Lebaran diperkirakan mencapai 33.000 kendaraan per hari.

"Kami perkirakan pengguna kendaraan yang akan melintas mencapai 30.000-an per hari. Kalau pada hari normal sebanyak 11.000-12.000 kendaraan/hari," ujar Direktur Teknik PT JSN, Aryo Gunanto, di Solo, Senin (18/3).

Menurut Aryo, kenaikan volume kendaraan tersebut seiring dengan makin banyaknya pengendara yang lebih memilih jalan bebas hambatan dibandingkan jalan nasional. Dibukanya jalan tol Trans Jawa, menurutnya, sangat signifikan dalam mengurai kepadatan lalu lintas di jalanan arteri.

Dia mengatakan kepadatan kendaraan tersebut akan terjadi, baik dari arah Barat ke Timur maupun sebaliknya. Untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2019, pihaknya sudah mulai melakukan persiapan khusus.

"Lebaran 2019, kita akan mengoptimalkan pelayanan kepada pengguna jalan tol. Terutama rambu-rambu lalu lintas dan pelayanan di rest area," katanya.

Aryo menambahkan, berkaca pada momentum Natal dan Tahun Baru 2019 lalu, kapasitas parkir yang disediakan di rest area selalu dipenuhi kendaraan. Untuk itu pada Lebaran 2019 pihaknya akan menambah kapasitas tempat parkir dari 300 kendaraan menjadi 500 kendaraan.

Pihaknya juga akan memaksimalkan layanan pengisian ulang atau top up alat pembayaran kartu e-money, baik itu di rest area maupun di gerbang tol. Sehingga masyarakat tidak perlu melewati antrean panjang.

Saat ini, pihaknya masih menyelesaikan pengerjaan Gerbang Tol Gondangrejo untuk akses masuk atau keluar kendaraan dari Solo bagian Utara. Dia menargetkan gerbang tol tersebut bisa dioperasikan pada April 2019.

"Untuk Gerbang Tol Gondangrejo ini sudah mencapai sekitar 97 persen. April nanti kita perkirakan sudah bisa dioperasikan," pungkas dia. (mdk/bim)

Baca juga:
Jasa Marga Target Sistem Transaksi Tol Tanpa Berhenti Terealisasi 2020
Presiden Jokowi: Indonesia Harus Kejar Ketertinggalan Pembangunan Tol
Tol Sedyatmo Disebut Jadi Tulang Punggung Pengembangan Kawasan Aerocity
Pembebasan Lahan untuk Tol Becakayu
Menteri PUPR: Pembangunan Tol Pandaan-Malang Tetap Berlanjut
4 Kebijakan Populis Jokowi Jadi Sorotan Jelang Pemilu 2019
Melihat Progres Tol Desari

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.