38.000 Jemaah Haji Jawa Barat Akan Berangkat Melalui Bandara Kertajati

UANG | 24 Januari 2020 15:47 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Penerbangan embarkasi haji dan umrah dari sebagian wilayah di Jawa Barat (Jabar) pada 2020 akan berpindah dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), atau yang juga dikenal sebagai Bandara Kertajati.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II (AP II), Muhammad Awaluddin memperkirakan, ada sekitar 38.000 calon jemaah haji dan umrah tahun ini yang akan mulai diterbangkan dari Bandara Kertajati.

"Prospek pasar Jawa Barat cukup besar untuk haji. Tahun ini saja di seluruh embarkasi Jabar ada 38.000 orang yang akan berpindah dari Soetta ke Kertajati," ujar Awaluddin di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (24/1).

Awaluddin menjelaskan, pengalihan penerbangan haji dan umroh ini akan turut berdampak pada pengurangan kepadatan di Bandara Soetta. Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan jumlah maskapai internasional dan penerbangan bertarif rendah atau low cost carier (LCC) di Soetta cukup signifikan.

"LCC di Soetta tahun lalu tumbuh 8 persen untuk pergerakan pesawatnya, dan penumpangnya 5 persen tumbuh. LCC sendiri di Soetta ambil porsi 4,2 juta lebih penumpang tahun lalu. Sementara total penumpang internasional tidak kurang sekitar 18 juta," ungkapnya.

1 dari 1 halaman

Kurangi Beban Bandara Cengkareng

Menurutnya, pengalihan ini juga dapat mengurangi beban pengelolaan penerbangan haji di Bandara Soetta. Selama ini, Soetta melayani embarkasi haji dari 4 provinsi, antara lain dari Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Lampung.

"Nanti khusus Jawa Barat tahun ini sebagian berpindah ke Kertajati. Itu yang akan meramaikan, ditambah umrah, beberapa maskapai akan melihat potensi ini," kata Awaluddin.

Beberapa maskapai yang melayani penerbangan khusus umrah disebutkannya telah konsisten beroperasi dari Bandara Kertajati. Seperti Citilink yang memberangkatkan penerbangan umrah sebanyak dua kali dalam sepekan.

"Prioritas kami di Kertajati, fokus haji dan umrah. Yang sekarang Alhamdulillah sudah rutin beberapa maskapai konsisten meneruskan penerbangan umroh," pungkas Awaluddin.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
Mulai 2020, Semua Jemaah Haji Asal Jabar Berangkat & Pulang dari Bandara Kertajati
Ridwan Kamil Minta Dirut Baru BIJB Realisasikan Pemberangkatan Haji & Umroh
Anggota DPRD Jabar Setuju Bandara BIJB Ganti Nama jadi BJ Habibie
Ridwan Kamil Buka-bukaan Penyebab Bandara Kertajati Tinggal Dilayani 2 Maskapai
Tanggapan Menhub Budi Soal Usulan Kertajati Ganti Nama Jadi Bandara BJ Habibie
Ridwan Kamil Setuju Nama Bandara BIJB Diganti BJ Habibie

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.