4 Fakta Soal Unicorn Indonesia, Salah Satunya RI Pemilik Terbanyak di ASEAN

UANG | 19 Februari 2019 08:30 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo

Merdeka.com - Debat Kedua Capres berlangsung lebih menarik dibandingkan seri perdana. Banyak momen seru seperti salah satunya perdebatan tentang unicorn. Kedua capres pun mendapat sentimen positif dan negatif dari netizen di dunia maya. Siapa yang lebih unggul?

Head of Analytics PoliticaWave, Nadia Shabilla, mencatat terdapat 53,39 persen netizen membicarakan tentang Jokowi, sedangkan Prabowo 46,61 persen.

Salah satu tema yang ramai dibicarakan ialah mengenai ketidaktahuan Prabowo soal perusahaan unicorn. Prabowo tampak terlihat bingung akan pertanyaan yang disampaikan oleh Jokowi. Bahkan Prabowo kembali mempertegas pertanyaan itu dengan mengulang pertanyaan yang sama.

"Unicorn itu apa? Maksud bapak yang online-online itu?," timpal Prabowo.

Istilah unicorn dapat disebut untuk mengukur tingkat kesuksesan sebuah start-up. Istilah unicorn ini mengacu kepada start-up yang memiliki valuasi senilai USD 1 miliar (sekitar Rp 13,1 triliun) atau lebih. Seperti dilansir Venture Beat, saat ini terdapat 229 startup yang masuk dalam kategori unicorn.

Namun untuk di Indonesia sendiri telah memiliki 4 perintis unicorn startup yang mulai dilirik oleh para investor asing dengan valuasi di atas USD 1 miliar (Rp 13,8 triliun) di antaranya yaitu Tokopedia dengan valuasi sebesar Rp 50 triliun, Gojek dengan valuasi sebesar Rp 40 triliun, Traveloka dengan valuasi sebesar Rp 26 triliun serta Bukalapak dengan valuasi sebesar Rp 15 triliun.

Berikut merdeka.com akan merangkum sejumlah fakta tentang unicorn Indonesia.

1 dari 4 halaman