4 Pencapaian Menakjubkan BJ Habibie

UANG | 13 September 2019 06:00 Reporter : Harwanto Bimo Pratomo

Merdeka.com - Presiden ke-3 BJ Habibie menghembuskan napas terakhirnya di RSPAD Gatot Soebroto, kemarin. BJ Habibie meninggal dunia di usia 83 tahun.

Habibie dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP), Kalibata, Jakarta Selatan. Tepat di samping makam almarhum istrinya, Asri Ainun.

Habibie adalah presiden RI pertama yang dimakamkan di TMP Kalibata. Banyak yang diwariskan BJ Habibie untuk bangsa ini.

Pengamat Ekonomi dari Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Dr Joy Tulung, mengatakan Habibienomic merupakan salah satu warisan konsep ekonomi berbasis teknologi dari BJ Habibie.

"Konsep Habibienomics, diperkenalkan pertama kali oleh ekonom Kwik Kian Gie tahun 1993 pada sebuah tulisan atau opini yang dimuat di salah satu surat kabar nasional yang merupakan pemikiran dari BJ Habibie," kata Joy.

Selain pemikiran, peninggalan berupa pencapaian-pencapaian menakjubkan BJ Habibie mampu membuat bangga Indonesia. Berikut rangkumannya.

1 dari 4 halaman

1. Kantongi 46 Hak Paten

Selama terjun di bidang teknologi, terutama aeronautika, Habibie menghasilkan banyak penemuan. Dia mengantongi sekitar 46 hak paten.

Yang paling terkenal adalah teori keretakan sayap. Penemuan teori yang penting bagi dunia industri pesawat ini membuatnya mendapat julukan Mr Crack.

Dari hak paten ini, Habibie mendapatkan royalti. Apalagi, mengingat temuan di dunia teknologi dan sains sangat banyak.

2 dari 4 halaman

2. Pionir Pembuat Pesawat Pertama Indonesia

Presiden Jokowi, saat memberikan sambutan upacara pemakaman, mengenang BJ Habibie menjadi pionir industri strategis di Indonesia. Habibie berhasil memimpin pembuatan pesawat N250 Gatot Kaca.

Pesawat buatan Indonesia pertama itu mengudara perdana saat acara HUT ke-50 RI pada 17 Agustus 1995.

"Dari visi beliau lah lahir industri strategis di Indonesia. Dari dedikasi beliau yang berbasis riset dan pengetahuan yaitu pesawat N250 Gatot Kaca. Kita ingat peristiwa bersejarah pertama kali mengudara pesawat Gatot Kaca di HUT Kemerdekaan RI ke 50," kata Presiden Jokowi.

3 dari 4 halaman

3. Pulihkan Nilai Rupiah Usai Krisis di Bawah Rp7.000 per USD

Salah satu jasanya ialah memulihkan perekonomian Indonesia usai diterjang krisis moneter 1998. Di mana, nilai tukar Rupiah saat itu yang mencapai Rp15.000 berhasil diturunkan menjadi di bawah Rp7.000 per USD.

Dikutip dari buku berjudul Reformasi: Visi dan Kinerja BJ Habibie, dijelaskan bahwa pemerintah terlebih dulu membenahi industri perbankan dan merestrukturisasi utang swasta. Selain itu, pemerintah terus berupaya menekan besaran inflasi, terutama dari sisi harga kebutuhan pangan pokok.

Pemerintah juga melakukan restrukturisasi Bank Bali sesuai prosedur hukum yang berlaku. Dari aspek keamanan, pemerintah memulihkan stabilitas Timor Timur dengan memberlakukan darurat militer terkait jajak pendapat. Tujuannya agar tahap transisi dapat berjalan baik dan sesuai rencana.

Deretan upaya pemerintah tersebut, ditambah faktor eksternal di mana suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed) yang mulai dinaikkan, membuat dana asing kembali masuk Indonesia. Imbasnya nilai tukar Rupiah mulai menguat di bawah Rp7.000 per USD pada Juli 1999.

4 dari 4 halaman

4. Presiden Indonesia ke-3

Habibie pernah bekerja di sebuah perusahaan penerbangan yang berpusat di Hamburg, Jerman, yaitu Messerschmitt-Blkow-Blohm. Pada tahun 1973, beliau kembali ke Indonesia atas permintaan Presiden kedua Republik Indonesia Soeharto.

Pada 1974, Habibie mendapatkan perintah dari Soeharto untuk menjadi CEO dari Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) dan memimpin pengembangan industri di Indonesia.

Tak sampai di situ, usai kembalinya Habibie ke Indonesia, dirinya langsung ditunjuk sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek). Beliau menjabat selama dua dekade, yakni 1978 sampai 1988.

Pencapaiannya tidak sampai di situ saja. Pada tahun 1995, Habibie berhasil menjadi pemimpin dalam proyek pembuatan pesawat N250 Gatot Kaca. Ini merupakan pesawat yang pertama kali dibuat oleh Indonesia.

Pesawat N250 Gatot Kaca adalah pesawat turbotrop pertama di dunia yang menggunakan “Fly by Wire” yang mempunyai jam terbang 900 jam.

Tahun 1998 menjadi puncak karir Habibie. Di masa itu, beliau diangkat menjadi Presiden Republik Indonesia pada 21 Mei 1998 sampai 20 Oktober 1999. Sebelum menjabat sebagai Presiden RI, Habibie pernah menjadi Wakil Presiden sejak 14 Maret 1998 sampai 21 Mei 1998 dalam Kabinet Pembangunan VII yang berada di bawah naungan Presiden Soeharto.

(mdk/bim)

Baca juga:
Pesawat Gatot Kaca Karya Habibie akan Dipamerkan di Museum Dirgantara Yogyakarta
Upacara Militer Iringi Pemakaman BJ Habibie
Kenangan Istri Gus Dur saat Habibie Bilang Ingin Ikut Sahur Keliling
Ucapan Duka Cita Berbagai Tokoh Dunia Iringi Kepergian BJ Habibie
Kenangan Luhut saat Diminta jadi Dubes Singapura oleh BJ Habibie
Begini Strategi BJ Habibie Tarik Investasi, Kunci Pulihkan Ekonomi Usai Krisis 98
Sejumlah Tokoh Nasional Hadiri Pemakaman BJ Habibie