4 Strategi PT KAI agar Tetap Bertahan di Tengah Pandemi

4 Strategi PT KAI agar Tetap Bertahan di Tengah Pandemi
kereta. merdeka.com
UANG | 28 September 2020 10:13 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Didiek Hartantyo mengatakan, volume penumpang selama pandemi covid-19 hanya 10 persen saja. Oleh karena itu pihaknya menerapkan 4 strategi agar perusahaan bisa tetap bertahan di masa pandemi.

"Situasi normal kereta Api bisa mengangkut 1,3 juta penumpang dalam satu hari, 1,1 juta untuk commuter line, dan 200 ribu oleh KA jarak jauh, tapi sekarang situasinya sangat terpengaruh," kata Didiek dalam talkshow Upacara Peringatan HUT ke-75 KAI, di Bandung, Senin (28/9).

Adapun 4 strategi yang dijabarkan oleh Didiek, di antaranya, pertama PT KAI menerapkan Protect our people. Tujuannya untuk melindungi segenap pegawai KA yang menjadi garda terdepan dengan memberikan layanan memakai masker, face shield, cuci tangan, hand sanitizer.

"Kemudian di stasiun-stasiun kita sediakan hand sanitizer, dan di dalam kereta api pun dalam rangka memberikan kenyamanan pada penumpang dalam masa covid-19 ini. Keterisian juga kita batasi, kalau untuk commuter line itu hanya 35-40 persen kapasitas, kalau untuk KA jarak jauh hanya 70 persen, inilah strategi kita," ujarnya.

Strategi Kedua, pihaknya menjaga likuiditas perusahaan dengan baik, sehingga PT KAI bisa bertahan di masa krisis ini. Ketiga, cutting cost, efisiensi semaksimal mungkin dalam masa krisis seperti ini. Menurutnya pada saat krisis covid-19 harus disiasati dengan cepat beradaptasi dan memonitor cash flow secara harian.

"Supaya KA tetap aman. Strategi keempat membangun kapasitas meningkatkan pendapatan, kita meng-introduce KA Express di mana kita sekarang masuk ke ritel kita masuk ke segmen-segmen langsung ke customer," jelasnya.

Selanjutnya, dalam rangka HUT KAI yang ke 75 tahun. Didek mengatakan pihaknya menyediakan layanan terbaru berupa membership. Di mana penumpang bisa mendapatkan poin sehingga setiap penumpang membeli tiket akan mendapatkan poin yang bisa digunakan untuk membeli tiket kembali atau digunakan dengan mitra KAI.

"Di samping itu pelanggan bisa membeli tiket dengan QRIS, ke depan kreativitas akan kita kembangkan terus artinya kerjasama dengan beberapa bank pemerintah kita lakukan, itu artinya ke depan inovasi kreativitas akan kita kembangkan terus dalam rangka memberikan kemudahan di masa pandemi," tandasnya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Tebar Promo, KAI Hadirkan Loyalti Railpoint dan Mandiri Commuterpay
5 Bulan Tak Beroperasi, KA Palembang-Lubuklinggau Kembali Dibuka 24 September
CEK FAKTA: Hoaks PT KAI Buka Lowongan Kerja sebagai Pamsuska
Dapat Pinjaman Rp 4,2 Triliun, KAI Targetkan LRT Jabodebek Beroperasi di 2022
Sering Kecelakaan, Perlintasan Kereta Tanpa Palang di Tanah Kusir Dibangun Pembatas
PT KAI Siapkan Fasilitas Rapid Test untuk Penumpang di 14 Stasiun

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami