4 Tantangan dan Permasalahan Pasar Modal Indonesia

4 Tantangan dan Permasalahan Pasar Modal Indonesia
UANG | 22 Juli 2020 16:05 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membeberkan sejumlah masalah yang dihadapi industri pasar modal Indonesia. Terutama dalam meningkatkan penetrasi pasar.

Deputi Komisioner Pengawasan Pasar Modal II OJK, Yunita Linda Sari menjelaskan, setidaknya ada empat persoalan yang ditemukan. Pertama, soal ketersediaan produk pasar modal yang masih sangat kurang.

"Yang harus diperhatikan dari sisi supply produk, dari jumlah kurang, keberagaman juga kurang untuk itu OJK pasar modal dan SRO pasar modal (BEI, KPEI, dan KSEI) kita encourage dari sisi quantity dan jenis produk," jelasnya dalam Keterangan Pers Reformasi Bidang Pengawasan Pasar Modal, Rabu (22/7).

Kedua, proses bisnis dalam mencari pendanaan dan investasi yang diharapkan bisa lebih efisien dan efektif. Kemudian ketiga, pengembangan infrastruktur pasar modal yang masih harus digenjot.

"Bisnis proses bagaimana melakukan kegiatan mencari funding dan investasi dengan efisien dan efektif. Caranya dibantu beberapa tools infrastruktur, kebanyakan ini di-provide (disediakan) SRO, tapi juga peran serta pelaku. Dari sisi infrastruktur ini banyak kita buat pengembangannya proyek yang sedang dan sudah dilakukan," kata Yunita.

Baca Selanjutnya: Dominasi Investor Asing...

Halaman

(mdk/idr)

TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami