4.837 Peserta Program Pengungkapan Sukarela Laporkan Harta Rp3 T per 17 Januari

4.837 Peserta Program Pengungkapan Sukarela Laporkan Harta Rp3 T per 17 Januari
Pelaporan SPT tahunan. ©Liputan6.com/Angga Yuniar
EKONOMI | 18 Januari 2022 10:16 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Program Pengungkapan Sukarela (PPS) pajak, per 17 Januari 2022, mencatat nilai pengungkapan harta yang sudah terdata mencapai Rp 3 triliun. Jumlah tersebut berasal dari 4.837 wajib pajak yang melaporkan dengan 5.214 surat keterangan.

Dikutip dari Pajak.go.id, Selasa (18/1) pagi, secara rinci, deklarasi dari dalam negeri sebesar Rp 2,313 triliun. Sedangkan deklarasi dari luar negeri mencapai Rp 451,83 miliar.

Dari total tersebut, jumlah harta yang akan diinvestasikan ke instrumen surat berharga negara (SBN) mencapai Rp 242,4 miliar. Sedangkan untuk jumlah PPh yang dikumpulkan mencapai Rp 346,05 miliar.

PPS atau tax amnesty jilid II adalah pemberian kesempatan kepada Wajib Pajak untuk melaporkan atau mengungkapkan kewajiban perpajakan yang belum dipenuhi secara sukarela melalui pembayaran PPh berdasarkan pengungkapan harta.

2 dari 2 halaman

Kriteria Peserta PPS

pps rev1

Terdapat dua Kriteria Wajib Pajak yang dapat memanfaatkan PPS. Pertama adalah Wajib Pajak peserta Tax Amnesty. Kedua Wajib Pajak Orang Pribadi.

Waktu pelaksanaan Program Pengungkapan Sukarela mulai dari 1 Januari 2022 sampai dengan tanggal 30 Juni 2022.

Adapun pelaporan PPS dilakukan secara online melalui akun wajib pajak di situs djponline.pajak.go.id dalam jangka waktu 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu dengan standar Waktu Indonesia Barat (WIB).

Apabila sampai PPS berakhir masih ada harta yang belum diungkapkan pada saat mengikuti TA 2016 dikenai PPh Final atas harta bersih tambahan dengan tarif 25 persen (Badan), 30 persen (OP), dan 12,5 persen (WP tertentu) ditambah sanksi 200 persen.

Sanksi 200 persen yang dimaksud telah sesuai dengan Pasal 6 ayat (5) Klaster PPS. Dalam ayat tersebut disebutkan Wajib Pajak yang telah memperoleh surat keterangan PPS Kebijakan I tidak dikenai sanksi administratif sebagaimana dimaksud dalam Pasal 18 ayat (3) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6

Baca juga:
Data DJP: 4.837 Wajib Pajak Ikut Program Pengungkapan Sukarela & Negara Raup Rp346 M
Pemerintah Perpanjang Insentif PPN Hingga Juni 2022
Genjot Tax Ratio ke 12 Persen, Pemerintah Perlu Lakukan ini
14 Januari, Nilai Harta Dilaporkan dalam Program Pengungkapan Sukarela Capai Rp 2,6 T
Raup Cuan Miliaran dari Jual Foto Selfie di NFT, Ghozali Everyday Wajib Lapor Pajak
Per 13 Januari, Nilai Harta Program Pengungkapan Sukarela Capai Rp2,33 T
DJP Naikkan Batas Lebih Bayar Restitusi PPN jadi Rp5 M, ini Untung untuk Wajib Pajak

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami