5 Fakta menarik dibalik temuan ikan makarel kaleng mengandung cacing

5 Fakta menarik dibalik temuan ikan makarel kaleng mengandung cacing
Puluhan kaleng ikan makarel disita BPOM Jateng. ©2018 Merdeka.com/Dian Ade Permana
UANG | 1 April 2018 07:00 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menemukan sebanyak 27 merek ikan makarel atau sarden kalengan positif mengandung parasit cacing atau cacing jenis Anisakis Sp. Pertama kali produk ikan makarel kalengan mengandung cacing ditemukan di wilayah Riau.

Kepala BPOM Penny K Lukito mengatakan, pada temuan pertama hanya ada tiga merek ikan sarden yang mengandung cacing. Namun, setelah pemeriksaan dikembangkan BBPOM ke seluruh Indonesia, temuan bertambah menjadi 27 merek.

"Dari 66 merek ikan makarel dalam kaleng yang terdiri dari 541 sampel ikan, ada 27 merek yang positif mengandung parasit cacing," kata Penny dalam konferensi pers di Kantor BPOM RI, Johar Baru, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Penny mengatakan, pihaknya menelusuri dan berkomunikasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait temuan ini. Koordinasi dengan KKP dilakukan untuk mengetahui asal usul produk dan bahan baku. Ikan makarel hanya ditemukan di perairan luar dan produk sarden dalam negeri yang ditemukan mengandung parasit cacing bahan bakunya dipasok dari luar negeri.

Tindakan dari BPOM selanjutnya ialah menarik produk sarden kalengan dari pasaran. Dalam hal ini BPOM RI telah meminta kepada BBPOM di seluruh Indonesia melakukan penarikan. Selain itu juga pihaknya akan menyetop masuknya 16 merek sarden kaleng impor ke Indonesia.

"Untuk produk dalam negeri juga kita setop karena bahan bakunya datang dari tempat yang kita indikasikan mengandung cacing tersebut. Jadi kita setop semuanya dan terus mengembangkan," ujarnya.

Dari 27 merek tersebut, 16 di antaranya merupakan produk impor dan 11 merek merupakan produk dalam negeri. Berikut ini merdeka.com merangkum 5 fakta dibalik hebohnya temuan tersebut.


KKP beberkan penyebab munculnya cacing dalam makarel kaleng
Heinz ABC Indonesia tarik produk makarel bercacing dari pasaran
Tips terhindar dari makarel kaleng bercacing versi KKP
Ini dugaan YLKI ikan makarel kaleng bisa mengandung cacing
Menteri Susi larang pegawai bawa minuman kemasan botol, ketahuan denda Rp 500.000
Menteri Susi: Kita harus kampanye ke restoran agar tak lagi jual sirip hiu

Baca Selanjutnya: Ada 27 mekarel kaleng merek...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami