5 Fakta Penundaan Proyek Pemindahan Ibu Kota Akibat Pandemi Corona

5 Fakta Penundaan Proyek Pemindahan Ibu Kota Akibat Pandemi Corona
UANG | 9 September 2020 06:30 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa menyatakan, pemerintah memutuskan untuk menunda program pemindahan ibu kota negara ke provinsi Kalimantan Timur. Mengingat, penanganan virus corona saat ini menjadi fokus prioritas pemerintah.

"Kemudian mengenai IKN (ibu kota negara). Sampai hari ini IKN programnya masih di hold (tunda)," ujar dia dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi IX DPR RI di Komplek Parlemen Jakarta, Selasa (8/9).

Sebelumnya, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, mengatakan proyek pembangunan Ibu Kota baru tak disentuh Presiden Joko Widodo selama ada wabah virus corona. Jajaran Kabinet Indonesia Maju tengah berfokus pada penanganan pandemi Covid-19.

"Kita belum mikir itu mau terus apa tidak, sekarang kita fokus sama ini (penanganan virus corona)," kata Menko Luhut dalam video konferensi bersama wartawan, Jakarta, Selasa (14/4).

Menko Luhut mengaku tak tahu sampai kapan proyek pembangunan Ibukota Negara baru akan ditunda. Semua tergantung keputusan Presiden Jokowi.

Jika menilik target pemerintah, di tahun ini rancangan atau desain tata kota untuk ibu kota baru di Kalimantan Timur ditargetkan selai pada pertengahan tahun ini, tepatnya sekitar Mei atau Juni 2020. Hasil rancangan tersebut kemudian akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pasca diserahkan kepada Jokowi, proses selanjutnya yakni peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek infrastruktur dasar seperti pembangunan akses jalan menuju IKN. Itu targetnya akan dilakukan pada Oktober 2020.

"Finalisasi desain kita targetkan selesai bulan Mei atau Juni untuk disampaikan ke presiden, urban desainnya. Mei dan Juni itu baru basic design. Kalau groundbreaking-nya diperkirakan akhir semester II, sekitar Oktober. Infrastruktur dasar kita mulai akhir semester II," kata Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Danis H Sumadilaga di Gedung Kementerian PUPR, Kamis (12/3).

Berikut 5 fakta penundaan proyek pemindahan ibu kota.

Baca Selanjutnya: Fokus Tangani Corona...

Halaman

(mdk/azz)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami