5 Layanan Gojek Alami Peningkatan di Tengah Pandemi Corona

5 Layanan Gojek Alami Peningkatan di Tengah Pandemi Corona
UANG | 6 Juli 2020 18:02 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) menjelaskan, sejak awal masa pandemi hingga memasuki masa tatanan baru, sejumlah layanan Gojek mengalami peningkatan permintaan. Gojek berkomitmen memudahkan pengguna beradaptasi dengan kenormalan baru yang mengedepankan aspek kebersihan, kesehatan dan keamanan di tengah pandemi Covid-19.

Chief of Corporate Affairs Gojek, Nila Marita, mengatakan perusahaan juga berkomitmen membantu masyarakat menjalani proses adaptasi digital dengan mudah. Hal ini terbukti lewat tren kenaikan penggunaan berbagai layanan Gojek selama masa pandemi.

"Gojek menyediakan beragam solusi dan inovasi untuk mendukung masyarakat tetap produktif dengan mengedepankan aspek kesehatan, kebersihan dan keamanan yang kini menjadi bagian penting dari keseharian masyarakat di tengah pandemi global COVID-19," ujarnya di Jakarta, Senin (6/7).

Adapun lima Layanan Gojek andalan masyarakat yang mengalami peningkatan permintaan selama periode Maret-Mei 2020 dibandingkan dengan data periode Januari-Februari 2020, yakni:

1. GoFood dan GoMart

Di tengah pandemi, GoFood terus berupaya menyesuaikan perilaku hidup baru masyarakat serta mendukung implementasi pembatasan jarak fisik. Oleh karena itu, GoFood meluncurkan berbagai inovasi yaitu fitur contactless delivery, memperluas layanan dengan menghadirkan kategori makanan Ready to Cook (makanan siap masak), dan kemudahan pembelian bahan pokok melalui Pasar Mitra Tani.

Layanan Ready to Cook sukses menjadi andalan masyarakat dalam menyiapkan makanan di tengah adaptasi kesibukan work from home serta kebutuhan variasi menu cepat dan sehat. Sejak diluncurkan April lalu, transaksi layanan Ready to Cook meningkat tiga kali lipat.

Kemudian, Layanan GoMart turut menjadi solusi masyarakat untuk belanja harian selama masa pandemi ini. Di mana transaksi selama masa Maret - Mei 2020 naik hingga tiga kali lipat dibandingkan periode sebelum pandemi (Desember 2019 - Februari 2020). Sementara itu pada periode yang sama, jumlah produk yang dibeli naik 4,6 kali lipat.

2. Transaksi Menggunakan GoPay

Pembayaran digital juga semakin diandalkan sebagai opsi pembayaran utama bagi masyarakat. Dengan kelengkapan fitur GoPay, pengguna dapat melakukan berbagai transaksi dengan aman dan nyaman.

Salah satunya adalah untuk berbagi rezeki di bulan Ramadan, dimana jumlah transfer saldo GoPay ke sesama pengguna meningkat empat kali lipat dibandingkan bulan Ramadan tahun lalu. Pengguna juga menggunakan pembayaran digital untuk berinvestasi, dimana transaksi menggunakan GoPay untuk investasi reksadana naik hampir dua kali lipat.

Sementara itu, transaksi GoPay di layanan GoMed (bermitra dengan Halodoc) meningkat dua kali lipat sejalan dengan upaya masyarakat untuk mengedepankan aspek kesehatan, salah satunya melalui layanan telemedis. Adapun transaksi pembelian obat melalui GoMed mengalami peningkatan signifikan hingga 103 persen dibandingkan dengan sebelum masa pandemi.

1 dari 1 halaman

Layanan Lainnya

rev1

3. Donasi Menggunakan GoPay

Nila menyebutkan, berjaga jarak selama pandemi tidak menghentikan masyarakat untuk saling membantu. Total donasi yang disalurkan menggunakan GoPay mencapai Rp45 miliar pada periode Maret-Mei 2020 atau naik dua kali lipat dibandingkan periode sebelum pandemi.

Donasi menggunakan GoPay itu disalurkan masyarakat ke ratusan rumah ibadah dan yayasan. Serta pembelian tiket konser amal melalui GoTix dan pembayaran zakat digital lewat aplikasi Gojek.

Adapun apresiasi ke mitra driver melalui tip di akhir layanan mencapai Rp77,6 miliar pada periode yang sama. Atau naik dua kali lipat selama pandemi berlangsung.

"Cukup besarnya donasi menggunakan GoPay menunjukkan masyarakat Indonesia memiliki rasa empati tinggi dan jiwa gotong royong dalam membantu sesama menghadapi masa sulit ini," tegasnya.

4. GoGames, GoPlay, dan GoTix

Selanjutnya, di rumah saja tidak menjadi penghalang masyarakat untuk tetap produktif dan mendapat hiburan berkualitas. Masyarakat semakin gemar main game online, terlihat dari terjadinya peningkatan jumlah sesi permainan di GoGames sebanyak 64 kali lipat.

Pun, masyarakat juga menghabiskan banyak waktu untuk streaming konten film dan serial lokal berkualitas. Hal ini ditunjukkan dengan kenaikan 10 kali lipat dari total waktu yang dihabiskan oleh pengguna GoPlay.

Sedangkan sebagai upaya untuk tetap produktif di rumah, masyarakat sering mengikuti berbagai macam event online. Imbasnya terjadi 32 kali lipat peningkatan jumlah event online yang tersedia di platform GoTix.

5. GoSend

Sementara itu, masyarakat juga semakin memanfaatkan layanan pengiriman barang sebagai pengganti silaturahmi tatap muka. Selama masa pandemi, jumlah pesanan layanan pengiriman GoSend meningkat hampir 90 persen.

Apalagi sepanjang Ramadan tahun ini, lebih dari 80 persen transaksi GoSend berasal dari layanan mengantarkan makanan dan minuman. Artinya kegiatan yang memperlihatkan simbol perhatian dan kasih sayang antar kerabat masih kuat terjalin.

(mdk/bim)

Baca juga:
Aplikasi PeduliLindungi Terhubung dengan Gojek
PHK 430 Karyawan, Gojek Pastikan Patuhi Undang-Undang Ketenagakerjaan
PHK Karyawan Gojek Dinilai Melanggar Undang-Undang, ini Alasannya
8 Benefit Ini Diterima Karyawan Gojek yang Kena PHK
Efisiensi Bisnis, Gojek Tutup Layanan GoLife dan PHK 430 Karyawan
Penumpang Tak Pakai Masker, Sopir Gojek Berhak Cancel & Tak Dipenalti
Pengemudi atau Penumpang Gojek Tak Pakai Masker, Pesanan Bisa Dibatalkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami