5 Negara Besar Terancam Alami Kemerosotan Ekonomi

UANG | 23 Agustus 2019 08:00 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Ancaman resesi atau kemerosotan ekonomi global semakin nyata. Lima negara dengan ekonomi yang kuat-pun ikut terintimidasi karena hal itu.

Mengutip laman CNN, lima negara itu adalah Jerman, Inggris, Italia, Brasil dan Meksiko. Lima negara ini termasuk ke dalam G20, alias negara-negara yang memiliki ekonomi terbesar di dunia.

Rabu (21/08) kemarin, pertumbuhan ekonomi Jerman mengalami penurunan.

"Intinya, ekonomi Jerman sedang tertatih-tatih saat ini," ungkap Andrew Kenningham, Kepala Ekonom Eropa di Capital Economist.

Carsten Brzeski, Kepala Ekonom Belanda ING menganggap Jerman terlalu bergantung pada eksportir yang menjual barang dengan jumlah tidak proporsional ke China dan Amerika Serikat (AS).

"Laporan PDB hari ini jelas merupakan tanda akhir dekade emas ekonomi Jerman," tutur Brzeski.

Sementara itu, ekonomi Inggris merosot sejak isu Brexit. Sejak muncul kekhawatiran akan Brexit (British Exit), pertumbuhan ekonomi negeri tersebut merosot pada kuartal II tahun 2019, pertama kalinya sejak tahun 2012.

Inggris disebut harus pulih pada kuartal III mendatang agar tidak terkena resesi. Bila Inggris benar-benar keluar dari Uni Eropa, mungkin saja resesi tidak dapat dihindarkan.

Ekonomi Italia juga tidak jauh berbeda. Pada kuartal II 2019, pertumbuhan ekonomi negara ini cenderung melandai. Produktivitas dilaporkan melemah, adanya peningkatan pengangguran kaum muda, utang bertambah, serta kekacauan politik disinyalir semakin memperburuk kondisi ekonomi Italia.

Sementara untuk Meksiko, tercatat investasi melemah dan sektor jasa sedang berada di bawah tekanan.

Hampir sama seperti negara lainnya, pertumbuhan ekonomi Brasil menyusut pada kuartal II. Penyebabnya, penurunan produksi dan tingkat pengangguran yang semakin tinggi.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
Strategi Rizal Ramli Tekan Krisis Ekonomi di Indonesia
Wapres JK Ingatkan Menko Darmin dan Sri Mulyani Soal Krisis Ekonomi 10 Tahunan
Ironi Turkmenistan, Negara Kaya Gas Alam tapi Dibekap Hiperinflasi dan Kelaparan
Cerita Eks Wapres Boediono, Harga Beras Naik 2 Kali Setahun Saat Krisis 1998
Darmin Nasution Sebut Gejolak Ekonomi 2019 Tak Akan Separah Tahun Lalu, ini Sebabnya
Bank Indonesia Beberkan Kebijakan Penangkal Krisis Ekonomi Kembali Datang

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.