5 Sektor Investasi Jadi Tulang Punggung Ekonomi RI

UANG | 26 Agustus 2019 14:58 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, Indonesia memiliki peluang untuk meningkatkan angka pertumbuhan ekonomi dengan mengandalkan investasi swasta.

"Sekarang ini ketidakpastian global sedang ampun-ampunan. Trade war sulit sekali diprediksi. Tapi Indonesia, InsyaAllah, jauh lebih baik dari negara lain. Kita bersyukur konsumsi rumah tangga masih bagus, yang jadi masalah adalah mendorong investasi swasta, baik investasi konstruksi maupun non konstruksi," tuturnya di Jakarta, Senin (26/8).

Perry melanjutkan, ada 5 sektor investasi swasta yang diprediksi menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi Indonesia, yaitu infrastruktur, sektor manufaktur, sektor pariwisata, sektor perikanan (fishery) dan sektor digital.

Dia menyebutkan, salah satu potensi Indonesia di bidang manufaktur adalah otomotif. Kemungkinan besar, Indonesia bakal bisa ekspor mobil sedan ke Australia.

Begitu pula dengan sektor pariwisata. Presiden Joko Widodo telah menentukan 4+1 destinasi super prioritas yang pembangunannya akan didukung penuh agar bisa meningkatkan pendapatan negara.

Selain itu, dalam sektor digital, Bank Indonesia fokus pada visi pengembangan Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025 untuk memastikan arus digitalisasi berkembang dalam ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang kondusif.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Setelah Go-Jek, Astra Buka Peluang Beri Suntikan Modal ke Digital Startup Lain
Jokowi: Kebutuhan Anggaran Ibu Kota Baru Capai Rp466 Triliun
Siap Investasi, Pengusaha Tunggu Pengumuman Lokasi Ibu Kota Baru
Menko Darmin Nilai Penurunan Suku Bunga BI Genjot Investasi
Korea Selatan Bakal Perluas Investasi Teknologi di Indonesia
BKPM Promosi Investasi Indonesia ke Investor Jepang

(mdk/azz)