5 Tips Atur Keuangan untuk Pemula, Agar Fokus Pada Tujuan

5 Tips Atur Keuangan untuk Pemula, Agar Fokus Pada Tujuan
Ilustrasi mengatur keuangan. ©2015 Merdeka.com/shutterstock/baranq
EKONOMI | 2 April 2021 06:30 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Hambatan terbesar saat memulai untuk mengatur keuangan secara profesional sering kali datang dari diri sendiri. Hambatan tidak fokus yang berujung pada mangkrak di tengah jalan dan target pun gagal terealisasi.

Memiliki tujuan dan rencana menyeluruh adalah salah satu cara termudah untuk mengontrol keuangan dan mengurangi stres. Karena itu, konsistensi adalah kunci terpenting dalam mengatur keuangan.

Dikutip dari Enterpreneur, Kamis (1/4) Laura D. Adams, penulis sekaligus podcaster di saluran 'Miney Girls', membagikan 5 tips sederhana yang bisa diaplikasikan saat anda baru saja memulai untuk menetapkan target keuangan di masa depan.

1. Lakukan analisis rutin

Tidak peduli jika melihat ke belakang dan melihat banyak catatan keuangan yang buruk ataupun baik, fokuslah untuk menyusun rencana ke depan dengan mempelajari setiap kesalahan di masa lampau. Coba tanyakan beberapa hal ini untuk melihat bagaimana kinerja keuanganmu di masa lampau, seperti produk layanan mana yang paling menguntungkan tahun lalu?

Pengeluaran apa yang paling boros? hal buruk apa yang terjadi tahun lalu dan tidak boleh terulang di periode sekarang? Gunakan teknologi akuntansi untuk membantu mencatat kinerja pendapatan dan pengeluaran baik yang dibuat per-minggu, bulanan, maupun tahunan.

Dari sini, anda dapat mengevaluasi jenis pengeluaran mana yang paling menguras keuangan dan mencari cara untuk meningkatkan keuntungan.

2. Analisis kondisi saat ini

Setelah menganalisis kinerja keuangan di periode sebelumnya dan memahami beberapa poin kesalahan yang harus diperbaiki, selanjutnya fokuskan analisis pada kondisi sekarang. Lakukan pembaharuan data untuk melihat kondisinya saat ini.

Membuat neraca dapat membantumu untuk mengetahui nilai utang dan ekuitas dari bisnis yang dimiliki. Demikian juga, laporan keuangan pribadi menunjukkan aset dan kewajiban, serta membantu menghitung kekayaan bersih pribadi Anda.

Untuk membuat neraca keuangan ataupun laporan keuangan bisa dilakukan secara otodidak dengan menginvestasikan waktu untuk belajar. Namun jika belum siap, salah satu solusinya ialah dengan berkonsultasi dengan konsultan keuangan profesional.

Baca Selanjutnya: 3 Bermimpi untuk masa depan Selain...

Halaman

(mdk/azz)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami