5 Tips Jitu Jalankan Bisnis Kontrakan Agar Tak Rugi

UANG | 27 Januari 2019 08:00 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Terjun ke bisnis properti bukanlah perkara yang mudah. Sebab, ada banyak hal yang harus diperhatikan, dan jika salah strategi bukannya mendapatkan keuntungan, bisa-bisa nanti Anda akan rugi. Apalagi modal untuk menjalankan bisnis ini bisa dibilang tidak sedikit.

Salah satu jenis properti yang banyak dijadikan investasi properti adalah rumah. Biasanya banyak investor mengambil keuntungan dari investasi properti dengan cara menjual kembali atau menjadi rumah kontrakan.

Khusus untuk mereka yang menjalankan bisnis kontrakan atau sewa rumah, bisnis sewa kontrakan atau rumah disewakan menjadi salah satu bentuk bisnis yang menjanjikan apalagi jika lokasi rumah disewakan tersebut strategis dekat dengan area perkantoran atau pusat pendidikan.

Bagi Anda yang ingin menjalankan bisnis sewa rumah atau kontrakan, berikut ini adalah tipsnya dari Lamudi.co.id.

1 dari 5 halaman

Menentukan Harga Sewa Rumah

rupiah. shutterstock

Penentuan harga sewa rumah merupakan hal yang sangat penting, jangan sampai Anda menentukan harga sewa terlalu mahal jika dibandingkan dengan harga pasaran kontrakan di sekitar. Oleh sebab itu penting sekali dilakukan sebelum memutuskan harga hunian Anda terlebih dahulu mensurvei harga sewa di sekitar.

Jika memang harga sewa disekitar Anda dinilai kurang pas, sebenarnya ada cara lain yang bisa dilakukan untuk menentukan harga sewa, dengan menggunakan rumus sewa rumah, yakni harga properti x capitalization rate (rata-rata capitalization rate rumah 3 persen - 5 persen per tahun). Contohnya jika Anda membeli hunian dengan harga Rp 500 juta, maka rumus yang bisa digunakan adalah 5 persen dikalikan Rp 500 juta maka hasilnya adalah Rp 25 juta per tahun.

2 dari 5 halaman

Perhatikan Kondisi Rumah

perumahan. ©2012 Merdeka.com/sapto anggoro

Kondisi hunian juga sangat penting untuk diperhatikan, jangan sampai Anda menyewakan rumah dengan kondisi bangunan yang tidak terawat seperti genteng yang bocor, kamar mandi yang kotor atau lantai keramik yang pecah.

3 dari 5 halaman

Fasilitas Internet

ilustrasi internet. ©2015 Merdeka.com

Internet saat ini sudah menjadi kebutuhan apalagi bagi mereka para profesional. Ketersediaan fasilitas internet bisa dijadikan pertimbangan yang menarik, apalagi jika kebetulan lokasi rumah kontrakan Anda berada dekat dengan perkantoran ataupun universitas. Keberadaan fasilitas ini tentunya dapat membantu mereka untuk mengerjakan tugas kantor ataupun kampus.

4 dari 5 halaman

Sediakan Fasilitas Primer

ilustrasi menonton tv. ©Reuters

Selain internet, sebagai pertimbangan Anda juga bisa menambahkan beberapa fasilitas yang dapat membuat penyewa akan betah di dalam rumah, contohnya seperti adanya AC ataupun TV kabel. Keberadaan fasilitas mewah ini nantinya akan membuat penghuni kontrakan merasa betah, serta bisa menjadi alasan bagi Anda untuk mematok tarif sewa kontrakan lebih mahal.

5 dari 5 halaman

Buat Surat Perjanjian

perumahan. ©2012 Merdeka.com/sapto anggoro

Surat perjanjian kontrak terkadang banyak dilupakan oleh pemilik rumah kontrakan. Padahal surat perjanjian ini sangatlah penting untuk menjaga privasi antara pemilik dengan orang yang menyewa.

Isi dari surat perjanjian bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Umumnya, poin-poin kesepakatan yang ada di surat perjanjian tersebut berisi tentang kewajiban penyewa disiplin membayar sewa, kewajiban penyewa untuk menjaga kebersihan kontrakan, membayar listrik ataupun beberapa perabotan yang dipinjamkan oleh pemilik kontrakan. (mdk/idr)

Baca juga:
Jangan Remehkan Pekerjaan Pertama Anda, Ini Penjelasan Jack Ma
Hindari 5 Kesalahan Ini Saat Berhenti Kerja Agar Karir Anda Tetap Moncer
Tiru 4 Gaya Hidup Sederhana Masyarakat Jepang Untuk Hidup Lebih Bahagia
Ini 10 Kota dengan Biaya Hidup Termahal
Ibu Rumah Tangga Seharusnya Terima Gaji Rp 2,3 miliar Per Tahun