5 Tips Jitu Pilih Penasihat Investasi agar Cepat Kaya Raya

5 Tips Jitu Pilih Penasihat Investasi agar Cepat Kaya Raya
investasi. shutterstock
EKONOMI | 20 September 2021 06:00 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pemula yang ingin investasi biasanya membutuhkan pemandu yang disebut sebagai supervisor investasi. Sayangnya, tidak semua orang memiliki penasehat yang sesuai disebabkan ketidakpahaman penggunaan bahasa.

Berbagai istilah di dunia investasi mungkin membingungkan beberapa orang, khususnya saat membahas strategi melakukan investasi. Beberapa hambatan yang terjadi mengakibatkan orang tidak benar-benar memahami keputusan apa yang akan diambil.

Apalagi dalam mengelola keuangan yang berkaitan dengan aset jangka panjang. Investasi bukanlah suatu pekerjaan yang hanya memantau pergerakan grafik di depan layar demi meraup keuntungan.

Seperti yang diketahui, kegiatan investasi tersebut punya dampak finansial yang cukup signifikan di masa depan.

Melansir dari Forbes, ada 5 tips yang bisa dilakukan untuk mengenali siapa penasehat investasi Anda. Ada empat pendekatan umum yang masing-masing poin memiliki ciri khas dan keunggulannya masing-masing. Perbedaannya terletak pada cara yang berbeda untuk mengubah dan mengurangi risiko.

Berikut Penjelasannya:

1. Kapitalisasi Pasar

Pendekatan ini biasanya berinvestasi dalam aset dengan kapitalisasi pasar terbesar. Umumnya dihitung sebagai jumlah saham beredar perusahaan dikalikan dengan harga saat ini di satu saham.

Alokasi aset sebagian besar merupakan persentase saham dan obligasi berdasarkan selera risiko Anda, bisa 80 persen saham atau 20 persen obligasi untuk Anda yang lebih muda dan bisa menanggung risiko cukup besar.

Namun, jika Anda ingin pensiun dan menjaga uang modal, bisa mencoba 60 persen saham atau 40 persen obligasi. Apabila Anda membutuhkan semua aset dalam waktu kurang dari lima tahun, katakanlah untuk uang muka pembelian rumah, maka Anda akan terlihat lebih konservatif dalam portofolio.

Strategi ini lebih sering digambarkan sebagai investasi indeks. Cara paling sederhana untuk berinvestasi menggunakan pendekatan kapitalisasi pasar adalah melalui reksa dana pelacakan indeks dan dana yang diperdagangkan di bursa.

Akibatnya, dalam jangka panjang, portofolio tumbuh konsisten dengan campuran pasar saham dan obligasi yang Anda adopsi dalam portofolio karena Anda cenderung membayar lebih sedikit.

Dengan pendekatan ini, investor sering mengalami efek penuh dari tertinggi pasar. Pendekatan ini sering mengarahkan pembelian ke perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar dan penjualan obligasi.

Baca Selanjutnya: 2 Ubah Gaya Hidup...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami