60 Tahun, Astra terus berinovasi sejak krisis 98

60 Tahun, Astra terus berinovasi sejak krisis 98
UANG | 24 Februari 2017 12:54 Reporter : Faiq Hidayat

Merdeka.com - PT Astra International Tbk berupaya berkontribusi memajukan bangsa Indonesia selama 60 Tahun. Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto mengaku terus belajar terhadap kegagalan pada krisis moneter tahun 1998 lalu, sehingga Astra terus melakukan perubahan.

"Ada satu perubahan mendasar memang yang kami inginkan sejak krisis tahun 98. Krisis itu membuat kami belajar," kata Prijono dalam acara Inspirasi 60 Tahun Astra di Hotel Mulia, Jakarta, Jumat (24/2).

Menurutnya, saat ini pihaknya memiliki 7 lini bisnis yaitu otomotif, jasa keuangan, alat berat, pertambangan, teknologi informasi, logistik, properti dan lain sebagainya. Namun dia mengaku belum berencana menentukan bisnis lain pada tahun mendatang.

"Anda harus tahu menara astra mulai 2014 tapi kami harus konsolidasi internal dulu. Sekarang tentu tak bisa mengatakan apa-apa lini ke depan untuk bisnis baru," ujar dia.

Selain itu, lanjut dia pihaknya sudah mempunyai 9 yayasan yang bergerak di bidang sosial. Namun untuk dititikberatkan 4 pilar yakni kesehatan, pendidikan, lingkungan dan UMKM.

"Kontribusi masing-masing, kalau tahun 2001 masih 80 persen dominasi otomotif dan jasa keuangan pada tahun 2016 pada kuartal III kontribusi otomotif sekitar 50 persen," tukasnya. (mdk/sau)

Baca juga:
Astra catat laba bersih semester I Rp 7,1 triliun, turun 12 persen
Penurunan penjualan motor dan mobil di Indonesia belum akan membaik
TRAC-Astra Rent a Car fokus garap segmen ritel tahun ini
Kini layanan TRAC-Astra Rent a Car hadir di Saphire Lounge Bandara
Astra tak niat tambah porsi saham di Bank Permata
Astra prediksi penjualan kendaraan bermotor tahun depan masih memble
Penjualan mobil turun, laba Astra anjlok 17 persen jadi Rp 11 T

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami