80 Persen Pegawai Perbankan Harus Paham Teknologi

80 Persen Pegawai Perbankan Harus Paham Teknologi
UANG | 20 Agustus 2019 13:26 Reporter : Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Direktur Manajemen Risiko PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Bob Tyasika Ananta mengatakan saat ini dunia perbankan dihadapkan pada era baru digitalisasi, dalam rangka menyambut revolusi industri 4.0. Untuk itu, 80 persen pegawai bank dituntut untuk memiliki skill atau keahlian di bidang teknologi.

"80 persen pegawai perbankan dituntut untuk memiliki skill teknologi," kata dia saat menjadi pembicara dalam kuliah umum bertajuk "Perbankan Nasional di Tengah Disrupsi Era 4.0", di Auditorium Perbanas, Jakarta, Selasa (20/8).

Dia mengungkapkan, di negara tetangga yaitu Singapura saat ini skill pegawai perbankan sudah mengalami pergeseran. Artinya, pegawai tidak hanya dibekali pengetahuan mengenai perbankan saja melainkan juga kemampuan teknologi.

"Di Singapura, kerja perbankan itu kemudian bukan kemudian berkurang tetapi skill set nya yang kemudian bergeser," ujarnya.

Menurutnya, hal yang sama juga saat ini sudah diterapkan khususnya di BNI. Sebab kata dia, teknologi dan manusia tidak akan dapat dipisahkan. Keduanya tidak dapat berdiri sendiri, sehingga meski teknologi sudah maju, manusia masih tetap akan dibutuhkan.

"Perbankan itu dua, satu teknologi kedua itu manusia. Dan dua ini tidak bisa one off, kalau misal teknologinya bagus manusianya enggak, tidak bisa optimal. Jadi, manusia dan teknologi," jelasnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Kepala BKN Sebut Wacana PNS Kerja Dari Rumah Bisa Terjadi 20 Tahun Lagi
Kemenkeu Gandeng BKN Tingkatkan Pelayanan Kepegawaian Berbasis Teknologi
Jokowi: Data Adalah Jenis Kekayaan Baru Bangsa Kita
Dorong Pemanfaatan Teknologi, Jokowi Indikasikan Jumlah PNS Mulai Dirampingkan
Presiden Jokowi: RI Harus Kuasai Teknologi Hilirisasi untuk Lompati Bangsa Lain
4 Gadget Seru, Bisa Tingkatkan Mood

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami