92 Kabupaten Belum Perbarui Data Kesejahteraan Sosial Sejak 2015

92 Kabupaten Belum Perbarui Data Kesejahteraan Sosial Sejak 2015
UANG | 1 Juli 2020 13:20 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Menteri Sosial Juliari P Batubara menyebut ada 92 kabupaten/kota di Indonesia yang belum pernah memperbarui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari 2015. Padahal, data tersebut menjadi sumber data untuk penetapan calon penerima manfaat berbagai program pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan.

Yakni Program Keluarga Harapan (PKH), Program Subsidi Listrik, Program Sembako, termasuk sejumlah bantuan sosial untuk masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

"Ada 92 kabupaten/kota kita yang tidak pernah melakukan proses verifikasi ataupun validasi DTKS secara nasional. Terakhir dilakukan updating pada 2015 lalu," kata dia dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR-RI di Komplek Parlemen, Rabu (1/7).

Bahkan, saat ini ada 319 kabupaten/kota juga belum sepenuhnya melakukan pembaruan data warganya. Sebab, pembaruan DTKS di wilayah tersebut masih di bawah 50 persen.

"Baru ada 103 kabupaten/kota yang update data DTKS nya lebih dari 50 persen. Ini masih jadi pekerjaan rumah," ujarnya.

Juliari menambahkan, dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin. Kedua regulasi itu mengatur DTKS dikelola oleh Kementerian Sosial, sementara pembaruan data dilakukan oleh pemerintah daerah.

Oleh karenanya, ia mendorong pemerintah daerah segera mempercepat update DTKS warganya. Hal ini agar penerima manfaat bantuan dapat lebih tepat sasaran serta memudahkan pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. (mdk/azz)

Baca juga:
Akibat Covid-19, Tingkat Pengangguran dan Kemiskinan Global Meningkat Tajam
Sempurnakan Data Kemiskinan, Wapres Ma'ruf Ingin Bentuk Tim Pengawas DTKS
Tekan Kemiskinan, Bappenas akan Perbarui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial
Strategi Bappenas Entaskan Kemiskinan Akibat Covid-19 Lewat SEPAKAT
Akibat Corona, Kemiskinan Indonesia Diprediksi Naik 9,7 Persen di 2020
Strategi Kemenkeu Antisipasi Lonjakan Tingkat Pengangguran dan Kemiskinan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami