AAJI Catat Industri Asuransi Jiwa Raup Total Pendapatan Rp118 T di Kuartal II 2019

UANG | 11 September 2019 13:54 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat, total pendapatan industri asuransi jiwa Indonesia kuartal kedua 2019 meningkat 31,9 persen. Di mana, pada kuartal kedua, ‎total pendapatan sebesar Rp118,32 triliun meningkat dibanding kuartal yang sama tahun sebelumnya Rp89,73 triliun.

"Pada kuartal kedua 2019, AAJI mencatat total pendapatan, total klaim dan manfaat yang dibayarkan," kata Ketua Dewan Pengurus AAJI, Budi Tam‎pubolon, dalam laporan kuartal dua AAJI, di Jakarta, Rabu (11/9).

Budi mengungkapkan, total pendapatan industri asuransi jiwa dipengaruhi oleh hasil investasi meningkat tinggi sebesar 373,4 persen menjadi Rp22,84 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu.

"Perbaikan kinerja hasil investasi asuransi jiwa dipengaruhi oleh kondisi pasar modal yang menguat yaitu adanya penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)," jelasnya.

Budi melanjutkan, total pendapatan premi asuransi jiwa di kuartal kedua 2019 mencapai Rp90,25 triliun, mengalami perl‎ambatan 3,6 persen, dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp93,58 triliun.

Perlambatan premi bisnis baru dipengaruhi oleh melambatnya kinerja saluran distribusi bancassurance sebesar 16,8 persen dan saluran keagen‎an sebesar 8,6 persen dan masing-masing kontribusi sebesar 50,8 persen dan 27,5 persen.

Meski melambat, total pendapatan premi asuransi jiwa di kuartal II 2019 tersebut menyumbang porsi terbesar terhadap total pendapatan asuransi jiwa pada kuartal dua 2019 yang mencapai 76,3 persen.

"Terhitung 60,5 persen dari total premi asuransi tersebut merupakan kontribusi‎ dari premi bisnis baru sebesar Rp54,7 triliun dan mengalami perlambatan 8,8 persen sementara 39,5 persen merupakan kontribusi dari premi lanjutan sebesar Rp35,68 triliun ini meningkat 5,8 persen dibanding kuartal yang sama tahun lalu," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6

Baca juga:
Great Eastern Tawarkan Asuransi Jiwa dengan Satu Kali Pembayaran Premi
Bank Dunia Ingatkan Ancaman Dampak Bangkrutnya Bumiputera dan Jiwasraya
Bank Dunia Minta OJK Waspadai Konglomerasi Keuangan dan Industri Asuransi RI
Indonesia Re Jadi BUMN Asuransi Pertama Gelar Rapat di Atas Kapal
Asosiasi Asuransi: Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Sesuai dengan Tingkat Risiko
Asuransi Pendidikan Penting untuk Keluarga Muda, Ini Hal Perlu Diperhatikan
Kemenkeu Sebut Perpres Iuran BPJS Kesehatan Keluar Tahun Ini

(mdk/bim)