AAJI Usul Masyarakat Mampu Tak Lagi jadi Peserta BPJS Kesehatan

UANG » MAKASSAR | 11 September 2019 14:16 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyarankan masyarakat mampu mengurangi beban Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, dengan mengikuti asuransi kesehatan komersil. Terkait kenaikan iuran BPJS Kesehatan, pihaknya menilai wajar dan sudah menjadi praktik umum di dunia.

Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tam‎pubolon mengatakan, untuk mengatasi kondisi BPJS Kesehatan yang mengalami permasalahan keuangan, membutuhkan peran masyarakat.

"Tentunya kami berharap masyarakat Indonesia semakin banyak yang membeli asuransi kesehatan, membeli asuransi yang komersil bukan sosial,‎" kata Budi, di Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Budi melanjutkan, jika masyarakat mampu menggunakan asuransi komersil, maka BPJS Kesehatan digunakan oleh masyarakat yang benar membutuhkan. "Supaya kalau boleh BPJS kesehatan sungguh-sungguh disediakan untuk yang membutuhkan, supaya yang mampu membeli proyeksi Asuransi komersial," tuturnya.

Terkait kenaikan iuran BPJS Kesehatan, Budi menganggap hal tersebut normal. Sebab, di negara manapun pasti terjadi kenaikan iuran jaminan kesehatan yang disediakan negara.

"Peningkatan premi BPJS kesehatan bahwa selalu ada apapun negaranya," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6

Baca juga:
Kemenkeu: Tak Semua Iuran BPJS Naik 100 Persen, Kelas III 65 Persen
Mengapa Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Mendesak?
Agung Laksono Sarankan Pemerintah Kaji Ulang Kenaikan Iuran BPJS
Deretan Kenaikan Tarif yang Bakal Dihadapi Masyarakat
Datangi DPRD, Ratusan Demonstran di Makassar Tolak Kenaikan Iuran BPJS
Puan Pastikan Kenaikan Iuran BPJS Tak Berdampak Pada Peningkatan Angka Kemiskinan
Wapres JK: Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Tidak Besar, Hanya Sebungkus Rokok

(mdk/bim)