Abisindo Minta Calon Jemaah Haji Tidak Menarik Dana di Perbankan

Abisindo Minta Calon Jemaah Haji Tidak Menarik Dana di Perbankan
ilustrasi bank. mybusiness.com.au
EKONOMI | 14 Juni 2021 19:15 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Abisindo) meminta masyarakat, khususnya para calon jemaah haji Indonesia tetap tenang dan tidak tergesa untuk menarik dana haji setelah keluarnya keputusan pembatalan penyelenggaraan ibadah haji 2021. Ketua Umum Asbisindo, Hery Gunardi memastikan dana haji masyarakat ditempatkan secara aman.

"Masyarakat tidak perlu khawatir dengan dana haji. InsyaAllah aman. Kami juga berharap masyarakat tidak tergesa-gesa menarik dana hajinya," kata Hery dalam keterangan persnya, Jakarta, Senin (14/6).

Hery menuturkan, ketenangan para calon jemaah merupakan hal yang sangat dibutuhkan dalam menyikapi berbagai perkembangan pasca keputusan pembatalan pemberangkatan jemaah haji 2021. Dia ingin masyarakat berpikir positif dan mendukung kebijakan Pemerintah terkait dengan persoalan pemberangkatan haji pada tahun ini.

Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI) ini menjelaskan pembatalan pelaksanaan ibadah haji tahun ini dilakukan demi menjaga kesehatan dan keselamatan calon jemaah haji. Dia menegaskan pembatalan tersebut tidak ada hubungannya dengan finansial.

"Keputusan Pemerintah tersebut tidak ada hubungannya dengan persoalan finansial sebagaimana isu yang santer beredar belakangan ini," ujar Hery.

Hingga saat ini, dana milik para jemaah haji yang ditempatkan di Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) atau bank syariah yang ditunjuk oleh BPKH. Dana ini tetap aman dan dikelola secara prudent dan profesional.

Baca Selanjutnya: Penempatan Dana di Perbankan Syariah...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami