Ada Diskon Pajak, Penjualan Mobil di 2021 Ditarget Tembus 750.000 Unit

Ada Diskon Pajak, Penjualan Mobil di 2021 Ditarget Tembus 750.000 Unit
Ekspor mobil. ©2013 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman
UANG | 14 Februari 2021 12:00 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyetujui usulan Kementerian Perindustrian terkait relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) kendaraan bermotor secara bertahap selama 2021. Realisasi kebijakan PPnBM ini akan dilakukan secara bertahap hingga akhir tahun 2021.

Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongkie D Sugiarto menyambut baik kebijakan pemerintah tersebut. Kebijakan ini dinilai akan menggairahkan penjualan kendaraan bermotor yang turun hingga 41,83 persen di tahun 2020.

"Kita menyambut baik kebijakan ini," kata Jongkie saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Minggu (14/2).

Adanya relaksasi pajak pembelian mobil baru ini diharapkan bisa meningkatkan penjualan kendaraan barang mewah (KBM). Sebab industri KBM dan komponennya sempat lesu dihantam pandemi Covid-19.

"Penjualan dan produksi KBM dan komponennya bisa lebih meningkat pesat," kata dia

Meski begitu Gakindo masih belum menghitung terkait peningkatan penjualan kendaraan yang bisa didongkrak dengan adanya kebijakan ini. Namun, pihaknya memproyeksikan tahun 2021 ini akan ada 75.000 unit yang terjual.

"Kita belum berhitung, tetapi proyeksi penjualan tahun 2021 adalah 750.000 unit,' kata dia.

Jongkie berharap kebijakan pemerintah ini bisa mendorong target capaian yang telah ditetapkan tersebut. "Itu harapan kita semua," katanya.

Baca Selanjutnya: Skenario Relaksasi...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami