Ada Larangan Mudik, Konsumsi Listrik Jakarta Saat Lebaran Diprediksi Lebih Tinggi

Ada Larangan Mudik, Konsumsi Listrik Jakarta Saat Lebaran Diprediksi Lebih Tinggi
meteran listrik. ©2017 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman
UANG | 22 Mei 2020 16:06 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Perusahaan Listrik Negara atau PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (UID Disjaya) memperkirakan, konsumsi listrik saat idul fitri 2020 lebih tinggi 30,31 persen dibanding momen yang sama pada tahun lalu.

General Manager PLN UID Disjaya, Doddy B Pangaribuan mengatakan, beban puncak listrik Jakarta pada Idul Fitri 2020 diperkirakan mencapai 3.508,31 Mega Watt (MW).

"Idul fitri sendiri bisa kita lihat perkiraan beban puncak 3.508,31 MW," kata Doddy saat memberikan keterangan pers secara virtual, di Jakarta, Jumat (22/5).

Menurut Doddy, meningkatnya konsumsi listrik di Jakarta saat idul fitri merupakan dampak positif dari larangan mudik lebaran oleh pemerintah, untuk memutus penularan virus corona baru (Covid-19).

"Bagi kami ada berkahnya larangan mudik sehingga naik 30,31 persen," tuturnya.

Baca Selanjutnya: Kondisi Normal...

Halaman

(mdk/idr)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami