Ada PSBB, 166 SPBU Pertamina di Jabodetabek Hanya Beroperasi Sampai Jam 11 Malam

Ada PSBB, 166 SPBU Pertamina di Jabodetabek Hanya Beroperasi Sampai Jam 11 Malam
UANG | 9 April 2020 12:23 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - PT Pertamina (Persero) terus melaksanakan tugas dalam penyediaan energi. Baik bahan bakar minyak (BBM) maupun LPG bagi masyarakat. Menyusul akan diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Jabodetabek. Meski dilakukan PSBB, Gubernur DKI dalam arahannya menyatakan terdapat 8 sektor yang dikecualikan tidak libur selama PSBB, antara lain sektor layanan energi.

VP Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman, menyatakan upaya maksimal Pertamina dalam menyediakan BBM dan LPG bagi masyarakat telah dilakukan sejak imbauan bekerja dan bersekolah di rumah pada pertengahan Maret lalu.

"Kami tetap melayani masyarakat, di mana aktivitas pengiriman BBM melalui jalur laut, pipa, dan moda transportasi darat ke wilayah Jakarta dan sekitarnya tetap berjalan normal," ujar Fajriah di Jakarta, Kamis (9/4).

"Terminal BBM dan LPG, serta SPBU tetap beroperasi, demikian pula agen dan pangkalan yang akan terus kami pantau dalam memasok kebutuhan energi bagi masyarakat. Tentunya dalam kegiatan operasional tetap memperhatikan protokol pencegahan penularan Virus Corona-19," sambungnya.

Sementara itu juga dilakukan upaya khusus pembatasan waktu operasional di SPBU secara selektif dengan tetap mempertimbangkan pelayanan kepada masyarakat, dan waktu yang cukup untuk operator SPBU beristirahat dalam rangka menjaga imunitas agar tetap fit.

"Dari sekitar 466 SPBU di Jabodetabek, 300 diantaranya masih beroperasi 24 jam karena berada di jalur utama ataupun dekat dengan Rumah Sakit, sementara sisanya beroperasi hingga pukul 23.00 WIB. Masyarakat bisa mengakses informasi ini melalui Call Centre Pertamina 135," jelas Fajriyah.

1 dari 1 halaman

Layani Pengiriman BBM dan LPG

bbm dan lpg

Untuk penyaluran BBM dan LPG tetap berjalan normal, bahkan untuk meningkatkan layanan masyarakat selama #Dirumahsaja Pertamina juga memaksimalkan layanan delivery service.

"Sejauh ini stock BBM masih terjaga di atas 22 hari, demikian pula LPG stock dalam kondisi aman. Kami juga melakukan penambahan fakultatif atau tambahan pasokan situasional bagi kebutuhan LPG 3 Kg di mana untuk wilayah Jabodetabek selama bulan April ini telah disalurkan fakultatif sebesar 50 persen dari pasokan normal menjadi 1,8 juta tabung per hari," jelasnya.

Pertamina bersama dengan Himpunan Wiraswata Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) juga telah membekali surat tugas bagi pekerja operasional, operator SPBU, dan petugas pendistribusian BBM dan LPG untuk memudahkan mobilitas selama penyaluran energi, yang dikoordinasikan dengan pemerintah setempat.

"Pekerja yang berdomisili di luar DKI dan berkaitan langsung dengan penyaluran energi seperti SPBU, SPBE, Agen, Pangkalan membawa surat keterangan bekerja dari masing-masing perusahaan, serta memberikan sticker satgas Covid Rafi sebagai penanda bagi kendaraan yang berkaitan dengan penyediaan energi," jelas Fajriyah.

(mdk/bim)

Baca juga:
Setuju dengan SBY, Politikus PDIP Minta Pemerintah Transparan Soal Perppu Corona
Lewat Perppu 1/2020, Pembebasan Bea Impor Harus Seizin Menteri Sri Mulyani
Ekuador Siapkan Pemakaman Baru untuk Korban Covid-19
507 Karyawan Kena PHK Imbas Corona di Solo akan Ikut Program Kartu Pra Kerja
Polri Temukan 18 Kasus Penimbunan APD serta Hand Sanitizer
4 Risiko dari Anggaran Stimulus Rp 405,1 Triliun untuk Redam Dampak Corona
Tertatih-tatih Jalankan Usaha di Tengah Wabah Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami