Ada Sistem Kerja dari Rumah, Konsumsi Listrik Rumah Tangga Melonjak

Ada Sistem Kerja dari Rumah, Konsumsi Listrik Rumah Tangga Melonjak
UANG | 3 April 2020 17:50 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - PT PLN (Persero) mencatat konsumsi listrik di level rumah tangga meningkat sejak adanya himbauan pembatasan sosial selama masa penyebaran virus corona (Covid-19). Seperti diketahui, sebagian besar perusahaan memperpanjang sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi karyawannya.

"Memang kami melihat bahwa konsumsi listrik untuk perumahan meningkat. Kami sedang kumpulkan angka-angkanya," kata Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini melalui siaran video conference, Jumat (3/4).

Di sisi lain, Zulkifli mengabarkan adanya penurunan konsumsi listrik di sektor industri, seperti pusat perbelanjaan yang menghentikan aktivitas perdagangan gara-gara minim pengunjung.

"Kita paham industri banyak kendala seperti ini terganggu. Itu kita lihat mal, industri, hotel, terjadi penurunan konsumsi listrik. Mal juga karena yang datang tidak banyak dan sebagian mal tidak beroperasi," ungkap dia.

Kendati begitu, Zulkifli belum bisa menyebutkan berapa besar angka kenaikan dan penurunan jumlah konsumsi listrik saat ini, sebab waktunya belum pas. "Pada kesempatan ini tidak tepat untuk menyampaikan angka detailnya yang belum terkonfirmasi. Tapi secara kuantitatif konsumsi listrik di rumah tangga jelas naik, tapi di mal, hotel, industri mengalami penurunan," tutur dia.

1 dari 1 halaman

Token Listrik PLN Gratis

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan membebaskan tagihan listrik untuk golongan 450 VA selama tiga bulan ke depan. Selain itu, PLN juga memberikan diskon 50 persen untuk tagihan listrik pada golongan 900 VA.

Para pengguna listrik prabayar (token) untuk golongan 450 VA dan 900 VA bisa mengakses kode voucher untuk mendapat potongan harga lewat berbagai media, salah satunya WhatsApp.

Wakil Direktur PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan kode voucher bisa didapatkan melalui WhatsApp dengan cara mengontak 08122123123 yang merupakan nomor layanan PLN di aplikasi tersebut.

"Di situ ketik apa saja, langsung akan mendapatkan balasan kemudian masukkan id pelanggan. Dari tahap id pelanggan akan ada kode token listrik gratis yang bisa dimasukan ke kWh meter untuk dapatkan gratis atau diskon," tuturnya dalam sesi teleconference, Jumat (3/4).

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
CEK FAKTA: Penjelasan Pengguna Listrik yang Tidak Bisa Mendapat Diskon 50 Persen
PLN Optimis 433 Desa Teraliri Listrik di Akhir Tahun, Ini Strateginya
Indonesia Gratiskan Listrik Selama 3 Bulan Akibat Corona, Catat Persyaratannya
Presiden Jokowi: Masih Ada 433 Desa yang Belum Terlistriki
Listrik Gratis Prabayar Sudah Dibuka, Ini 2 Cara Mengaksesnya
Listrik Gratis Untuk Konsumen Bersubsidi di Tengah Wabah Pandemi

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami