Adhi Karya Ajukan PMN Rp3 Triliun untuk Tahun Anggaran 2021

Adhi Karya Ajukan PMN Rp3 Triliun untuk Tahun Anggaran 2021
UANG | 21 Februari 2020 12:48 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - PT Adhi Karya (Persero) Tbk akan mengajukan permohonan penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp3 triliun untuk tahun anggaran 2021. Secara total perseroan membutuhkan ekuitas sekitar Rp6 triliun untuk pengembangan sejumlah proyek infrastruktur.

Corporate Secretary Adhi Karya Parwanto Noegroho menuturkan, pengajuan permohonan ini dalam rangka mempertahankan kepemilikan saham Pemerintah RI sebagai pengendali perseroan. Adapun sisa kebutuhan sekitar Rp2,9 triliun akan berasal dari dana publik.

Perseroan berencana menerbitkan saham baru atau rights issue guna menambah ekuitas yang dibutuhkan itu. "Untuk memenuhi pendanaan tersebut, Adhi berencana untuk melakukan penambahan ekuitas dengan skema rights issue," kata Parwanto dikutip Antara, Jumat (21/2).

1 dari 1 halaman

Selain itu, Adhi Karya juga merencanakan beberapa investasi dalam bidang infrastruktur pada periode 2020-2024. Tidak hanya sebagai bentuk pengembangan peluang bisnis, tetapi juga sebagai partisipasi pada program pemerintah yang berfokus pada pembangunan infrastruktur nasional dan investasi sebagai pembuka kesempatan.

"Sejalan dengan maraknya proyek pembangunan infrastruktur, Adhi Karya sebagai salah satu BUMN konstruksi, merasa hal tersebut merupakan peluang bisnis baru untuk lebih berkembang, salah satunya melalui program investasi pada proyek infrastruktur," imbuhnya.

Dari beberapa rencana proyek investasi, Adhi Karya merupakan pemrakarsa dari beberapa proyek di antaranya Tol Solo-Yogyakarta; Jalan Tol Solo-Bawen; Tol 6 Ruas Dalam Kota Jakarta; Tol JORR Elevated; Prasarana Kereta Api Loop Line Jakarta; Pengadaan Air Bersih dari Bendungan Karian untuk Jakarta Barat dan Tangerang Selatan; serta pengolahan limbah. (mdk/azz)

Baca juga:
Anak Usaha Adhi Karya Bangun Apartemen Mewah di Jakarta Utara
Proyek LRT Tahap II dari Cibubur - Bogor Bakal Habiskan Dana Rp12 Triliun
Menhub Budi Beri Sinyal Harga Tiket LRT Tak Sampai Rp12.000
Adhi Karya Gelar Pengecoran Terakhir Jembatan Lengkung Jalur LRT Jabodebek
Rangkaian Kereta LRT Jabodebek Akan Tiba di Jakarta Pekan Ini
Adhi Karya Akui Baru Terima Rp8 Triliun Untuk Proyek LRT Jabodebek

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami