Adopsi dari luar negeri, Menteri Hanif bakal ubah branding BLK

Adopsi dari luar negeri, Menteri Hanif bakal ubah branding BLK
Menaker Hanif Dhakiri. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko
EKONOMI | 19 April 2016 13:59 Reporter : Sri Wiyanti

Merdeka.com - Menteri Tenaga kerja, Hanif Dhakiri bakal merombak Balai Latihan Kerja (BLK) guna mendorong transformasi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) kurang terlatih (unskill) menjadi Tenaga Profesional Indonesia (TPI).

Menurut dia, BLK saat ini masih kuno. Masyarakat dinilai hanya mengenal BLK sebagai tempat latihan untuk reparasi televisi hitam-putih.

"Kalau ditanya, tahu tidak BLK? Tahu. Ketika disebut BLK, apa yang terlintas di kepala anda? TV hitam putih. Nah, kita mau lakukan rebranding ini sehingga semua BLK itu istilahnya menjadi BLK Professional, jadi ya istilah kita BLK-Pro," kata Hanif di Kantor Menko Kemaritiman, Jakarta, Selasa (19/4).

Hanif menegaskan, konsep BLK-Pro tersebut nantinya akan mengadopsi sistem BLK yang diterapkan di sejumlah negara Eropa.

"Itu kita belajar dari pengalaman sejumlah negara juga di Eropa, maupun negara-negara di Skandinavia yang memang untuk profesional trainingnya baik," kata Hanif.

Dengan rebranding BLK ini, lanjut dia, diharapkan bisa menciptakan tenaga kerja profesional untuk memenuhi kebutuhan pasar tenaga kerja di dalam dan di luar nageri.

"Untuk konteks itu karena profesional training kebetulan itu ada di bawah Kementerian Ketenagakerjaan, dimana kita juga sudah BLK-BLK yang kita kelola sendiri, ada yang kita kerja sama dengan swasta, ada yang kita kerja sama dengan sejumlah negara. Ini tentunya bisa menjadi modal dasar kita untuk mentransformasikan TKI menjadi TPI," pungkas dia. (mdk/sau)


Sejak 2010, investasi Jerman serap 38.382 tenaga kerja Indonesia
Lebaran tahun ini, karyawan satu bulan kerja berhak dapat THR
Genjot SDM lokal, Menko Rizal minta tiru sistem pendidikan Jerman
Indonesia diserbu PRT asal Filipina, KEIN sebut hanya rumor
Tak perjuangkan RUU PRT, Jokowi diminta reshuffle Menteri Hanif

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami