Agustus 2019, Ekspor RI Merosot Capai USD 14,28 Miliar

UANG | 16 September 2019 11:30 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia pada Agustus 2019 mencapai USD 14,28 miliar. Angka tersebut merosot 7,06 persen dibandingkan dengan posisi Juli tahun ini sebesar USD 14,45 miliar.

"Ekspor pada Agustus sebesar USD 14,28 miliar, turun 7,06 persen dibanding bulan sebelumnya," ujar Kepala BPS Suhariyanto di Kantornya, Jakarta, Senin (16/9).

Suhariyanto menjelaskan, pada Agustus Indonesia mengekspor migas menyumbang USD 0,88 miliar. Sementara itu sektor nonmigas menyumbang ekspor sekitar USD 13,40 miliar.

Secara tahunan, ekspor Indonesia sejak awal tahun telah mencapai USD 110,07 miliar turun 8,28 persen jika dibandingkan tahun lalu sebesar USD 120,01 miliar.

Sementara itu, ekspor utama Indonesia masih didominasi oleh China dengan komoditas utama bahan bakar mineral, lalu Amerika Serikat dengan komoditas utama pakaian jadi dan Jepang dengan komoditas utama bahan bakar mineral dan permata.

"Tantangan masih berat, negara-negara tujuan ekspor mengalami perlambatan ekonomi. Di sisi lain perang dagang masih berlangsung. Harga komoditas masih fluktuatif. Kalau kita lihat pergerakannya masih mirip dengan tahun sebelumnya," tandasnya.

Baca juga:
2 Minggu Lagi, Belanja Produk dari Luar Negeri di E-Commerce Bakal Ada Bea Masuk
Dijual Rp 12.000, Mangkuk Kayu Manis Asal Bali Terjual Hingga Eropa
Freeport Dapat Tambahan Kuota Ekspor Tembaga
Menko Darmin: Eksportir Tak Perlu Khawatir soal Pelemahan Dolar AS
ESDM Luncurkan Aplikasi agar Data Penjualan Batubara Presisi
Nasib Industri Tekstil RI di Tengah Gempuran Produk Impor

(mdk/azz)