Ahok Diminta Gabung ke BUMN Karena Pengelolaan Anggarannya yang Baik

UANG | 13 November 2019 15:20 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Staf Ahli Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Arya Sinulingga, percaya kehadiran Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memberi sentimen positif pada investor. Sebab, kredibilitas kinerja Ahok dinilai baik.

Arya menilai, saat menjabat Gubernur DKI, Ahok memiliki rekam jejak pengelolaan keuangan yang baik. Transparansi menjadi perhatian utama Ahok dalam mengelola anggaran.

"Pasti bagus karena sudah tahu Ahok punya rekam jejak keuangan cukup baik saat memerintah DKI dan transparansi beliau, ketegasan beliau," ujarnya saat dihubungi merdeka.com di Jakarta, Rabu (13/11).

Atas dasar di atas, Arya yakin Ahok mampu melesatkan kinerja BUMN. Sehingga kepercayaan investor pada perusahaan pelat merah bakal meningkat. "Investor pasti senang," ucapnya.

1 dari 1 halaman

Sambangi Menteri Erick Thohir, Ahok Ditawari Jabatan di BUMN

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok menyambangi kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hari ini. Ahok datang mengenakan kemeja batik bercorak cokelat pada pukul 09.38 WIB dan bertemu dengan Menteri BUMN Erick Thohir.

Pantauan Liputan6.com, Ahok keluar dari gedung pukul 10.50 WIB. Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih 1,5 jam tersebut membahas tawaran Menteri Erick kepada Ahok untuk menjabat di salah satu BUMN.

"(Tadi) bicara soal BUMN dan saya mau dilibatkan di salah satu BUMN, itu aja," ujarnya singkat saat ditemui awak media di Kantor BUMN.

Untuk jabatan atau posisinya, Ahok belum tahu akan ditempatkan di mana, begitu pula penempatan BUMNnya. "Jabatan apa dan BUMNnya di mana, saya tidak tahu. Langsung tanya pak Menteri ya," imbuhnya.

Ahok mengatakan, dirinya juga belum mengetahui pasti kapan dia bakal secara resmi bergabung dengan BUMN. Namun, dia memperkirakan kemungkinan hal itu dilakukan bulan Desember mendatang.

Ketika ditanya kesediaan menjabat di BUMN, Ahok menjawab siap membantu demi negara. "Saya kalau buat negara, ya, saya mau. Apa aja untuk bantu negara saya mau," tutupnya.

(mdk/bim)

Baca juga:
Staf Ahli Erick Thohir Bocorkan Penempatan Ahok di BUMN
Wakil Ketua Komisi VI Sarankan Ahok Ditempatkan di Garuda Indonesia
Ahok Kemungkinan jadi Dirut PLN atau Inalum
Bos LinkAja Sebut Bakal Dapat Suntikan Modal dari 8 BUMN dalam Waktu Dekat
Menko Luhut Ungkap Alasan Ahok Ditawari Jabatan di BUMN
Sambangi Menteri Erick Thohir, Ahok Ditawari Jabatan di BUMN
BTN Incar Peningkatan Dana Murah di Bengkulu