AirAsia Group Hibernasi Armada Pesawat

AirAsia Group Hibernasi Armada Pesawat
UANG | 26 Maret 2020 21:18 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - AirAsia Group mengumumkan melakukan hibernasi atau penonaktifan sebagian besar armadanya di seluruh jaringan mengingat pandemi Covid-19 yang telah menyebabkan perbatasan yang luas dan semakin meningkat yang diberlakukan oleh berbagai negara.

Pengumuman tersebut dibuat sebagaimana disepakati maskapai yang beroperasi di bawah Grup AirAsia dan Grup X AirAsia.

Untuk AirAsia Malaysia (AK) penangguhan sementara semua penerbangan internasional dan domestik dari 28 Maret 2020 hingga April 2020.

Sedangkan untuk AirAsia Indonesia (QZ) frekuensi penerbangan internasional berkurang secara signifikan, operasi domestik berlanjut pada frekuensi yang berkurang.

AirAsia selalu menempatkan keselamatan dan kesejahteraan tamu dan karyawannya sebagai prioritas utama.

Dengan pemerintah memberlakukan pembatasan perjalanan dan pergerakan termasuk pesanan karantina rumah, AirAsia juga memainkan perannya dalam membantu mengendalikan penyebaran virus agar tetap aman untuk semua orang.

"Kami akan terus mengevaluasi situasi dengan cermat dan kami siap untuk mengembalikan layanan kami segera setelah situasi membaik, tergantung pada persetujuan peraturan yang diperlukan," kata Air Asia dalam keterangannya.

Perusahaan mengatakan semua tamu yang terkena dampak segera diberitahu melalui email dan SMS. Calon penumpang memiliki opsi untuk mengubah pemesanan penerbangan mereka menjadi akun kredit yang berlaku untuk penukaran di masa mendatang selama 365 hari atau memindahkan penerbangan mereka untuk jumlah waktu yang tidak terbatas tanpa biaya ke tanggal lain sebelum 31 Oktober 2020.

Pelanggan dapat melakukan perubahan ini melalui AVA virtual Allstar AirAsia di airasia.com atau support.airasia.com.

1 dari 1 halaman

Calon Penumpang Diminta Pantau Travel Advisories

diminta pantau travel advisories rev3

Para pelanggan disarankan untuk tetap mengikuti Travel Advisories yang dikeluarkan oleh AirAsia dari waktu ke waktu di airasia.com dan platform media sosial.

"Kami percaya hibernasi armada sementara ini adalah hal yang benar untuk dilakukan untuk memastikan kesejahteraan tamu dan karyawan kami, yang akan tetap menjadi prioritas utama bisnis kami selama masa yang penuh tantangan ini."

Grup AirAsia akan tetap berkomitmen untuk membantu otoritas pemerintah terkait untuk mendukung pemulangan wisatawan dan pengiriman barang.

Pasar online AirAsia Ourshop dan platform kargo dan logistiknya teleport akan tetap beroperasi, dengan teleport menggunakan pesawat penumpang untuk mengangkut bantuan medis dan peralatan pelindung yang ditujukan untuk rumah sakit dan responden darurat garis depan ditujuan yang dipilih. (mdk/idr)

Baca juga:
Cegah Corona, Gubernur Sumbar Minta Air Asia Rute Kuala Lumpur-Padang Ditutup
Saham AirAsia Rontok di Tengah Isu Suap dan Mundurnya Tony Fernandes dari CEO
Tony Fernandes Mundur dari CEO AirAsia
Daftar Gaji Pramugari dari Maskapai di Indonesia, Jumlahnya Bikin Takjub
Penurunan Harga Tiket Pesawat Lion Air Diramal Tidak Bakal Lama
AirAsia Tambah 65.000 Kursi Hadapi Libur Natal dan Tahun Baru 2020

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami