Airlangga Hartarto: Pengadaan Vaksin Gunakan Dana PEN, Jadi Bukan Kerugian Negara

Airlangga Hartarto: Pengadaan Vaksin Gunakan Dana PEN, Jadi Bukan Kerugian Negara
UANG | 25 September 2020 13:39 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Pemerintah akan menggunakan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk membeli vaksin virus corona. Dengan cara ini, pengadaan vaksin tidak akan merugikan keuangan negara.

"Ini menjadi bagian daripada pemulihan ekonomi nasional dan biaya penanganan covid, jadi bukan kerugian negara," kata Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN), Airlangga Hartarto di Bintan, Kepulauan Riau, Jumat (25/9).

Airlangga mengatakan, keberhasilan penggunaan vaksin ini masih belum diketahui. Diperkirakan tingkat kesuksesannya sekitar 40 persen.

"Pengadaan vaksin ini karena tentu ada success rarenya ada batasnya rata-rata sekitar 40 persen," kata dia.

Pengadaan vaksin menjadi tanggung jawab Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto. Peta jalannya pun telah disiapkan dengan 1,3 juta vaksin di tahap awal.

"Menteri Kesehatan mengambil kebijakan dalam memesan vaksin ini, kemudian roadmapnya ini sudah dipersiapkan ada yang di garda terdepan sejumlah 1,3 juta ," kata Airlangga.

Baca Selanjutnya: Skala Prioritas Penyuntikan Vaksin...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami