Airlangga Sibuk Munas Golkar, Bagaimana Tugas Sebagai Menko Perekonomian?

Airlangga Sibuk Munas Golkar, Bagaimana Tugas Sebagai Menko Perekonomian?
Jokowi buka Munas Golkar. ©Liputan6.com/Johan Tallo
EKONOMI | 4 Desember 2019 13:50 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto tengah sibuk mengikuti Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar yang sudah memasuki hari kedua. Agenda Munas hari ini, menyampaikan laporan pertanggungjawaban DPP Partai Golkar periode 2014-2019.

Sekretaris Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Susiwijono mengatakan, kesibukan Airlangga di Munas Golkar tak membuat kinerja Kementerian Koordinator bidang Perekonomian terganggu. Sebab sejak seminggu sebelum cuti, sudah ada pemetaan isu strategis yang harus dirampungkan.

"Kesibukan Pak Airlangga di Munas Golkar, tidak akan mengganggu tanggungjawab beliau sebagai Menko. Karena sejak minggu lalu, kita sudah siapkan time-line untuk beberapa isu strategis," ujar Susi kepada merdeka.com, Jakarta, Rabu (4/12).

Beberapa isu yang terus dikebut adalah penyelesaian pembahasan Omnibus Law. Omnibus Law merupakan penyederhanaan kendala regulasi yang saat ini berbelit dan panjang.

"Contoh yang terkait dengan Omnibus Law, minggu lalu sudah diputuskan dan diberikan arahan di rakor tingkat Menteri, sehingga minggu ini tinggal kami tindak lanjuti dengan rakor teknis di tingkat eselon 1," jelas Susi.

Program lain, kata Susi adalah, merampungkan kebijakan kartu pra kerja. Program tersebut sedang dimatangkan agar dapat dibahas kembali bersama Airlangga pada pekan depan.

"Demikian juga untuk program kebijakan yang lain, misalkan Kartu Prakerja, kami sedang rakor teknis untuk menyiapkan draft Perpres dan konsep PMO untuk melaksanakan program Kartu Prakerja tersebut," jelasnya.

2 dari 2 halaman

Anak Buah Sampai Tidur di Kantor

Susiwijono melanjutkan, demi mencapai kinerja maksimal pejabat Kemenko Perekonomian bahkan ada yang sampai tidur di kantor. Hal tersebut terjadi karena harus mengikuti rapat koordinasi secara rutin.

"Setiap hari kita Rakor Teknis per klaster (ada 11 klaster), sabtu minggu pun tetap kita bahas sampai malam, bahkan hari selasa kemarin Kepala Biro Hukum, Persidangan dan Humas (Karo HPH) Kemenko sampai tidur di kantor, karena mengejar target penyelesaian pembahasan teknis," jelasnya.

Hingga hari minggu mendatang, Kemenko Perekonomian masih akan menggelar rapat teknis. Sehingga seluruh peraturan bisa rampung untuk segera diterapkan.

"Rakor teknis terus kita lakukan sampai hari Minggu nanti, kemudian hari Senin kami akan laporkan ke Pak Menko hasil koordinasi dan sinkron dengan 32 K/L, dan segera Pak Menko akan sampaikan ke Pak Men Kumham untuk pembahasan lebih lanjut di Baleg DPR minggu depan," tandasnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Bertemu Jokowi, Delegasi Uni Eropa Singgung Regulasi Jaminan Produk Halal
Kemenko Perekonomian Sebut Ekonomi Tumbuh 5,3 Persen Jika Omnibus Law Berlaku
Draft Omnibus Law Akan Sampai di DPR Sebelum Reses 12 Desember
Kadin akan Bentuk Tim Bantu Pemerintah Susun Omnibus Law
Menko Airlangga Segera Serahkan RUU Omnibus Law ke Baleg DPR
Kemenko Perekonomian: Jangan Lihat Perjanjian Perdagangan Bebas sebagai Ancaman

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini