Aksi jual capai Rp 903 miliar, IHSG ditutup melemah 4,43 poin

UANG | 30 September 2014 16:57 Reporter : Nurul Julaikah

Merdeka.com - Indeks harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 4,43 poin atau 0,09 persen pada level 5.137,58 poin. Indeks LQ45 terkoreksi 0,20 persen pada 873,08 poin. Rupiah pada kurs tengah BI terkoreksi 92 poin menjadi Rp. 12.212 per dolar AS.

Menurut Analis Equity Ascend Agus Susanto, IHSG ditutup dalam teritori negatif setelah ditekan oleh aksi jual investor asing yang mencapai hingga Rp 903 miliar dalam perdagangan hari ini. Selain itu, koreksi yang juga mendominasi bursa regional Asia setelah terjadinya demontrasi di Hong Kong menekan pergerakan IHSG.

Transaksi IHSG hari ini mencatatkan volume perdagangan sebanyak 7,26 miliar saham dan dengan nilai transaksi mencapai Rp 6,25 triliun, dengan setiap saham yang menurunterdapat satu saham yang juga mengalami kenaikan.

"Secara sektoral, sektor perdagangan dan infrastruktur yang paling menekan perdagangan IHSG sementara sektor perkebunan dan industri bertahan dalam teritori positif," ujar Agus, Jakarta, Selasa (30/9).

Adapun, saham-saham yang membuat IHSG tertekan berdasarkan rata-rata tertimbang diantaranya saham Matahari Departemen Store (LPPF) terkoreksi 4,70 persen ditutup pada harga Rp 16.225, saham XL Axiata (EXCL) terkoreksi 3,13 persen ditutup pada level Rp. 6.200.

Kemudian, Unilever Indonesia (UNVR) terkoreksi 0,62 persen ditutup pada level Rp. 31.800, Bank BNI (BBNI) yang turun 1,34 persen pada level Rp 5.525, saham Trikomsel Oke (TRIO) yang melemah 16,67 persen pada harga Rp 1.250.

Sementara itu, bursa Nikkei ditutup turun 0,84 persen pada level 16.173,52 poin.Hang Seng terkoreksi 1,28 persen pada level 22.932,98 poin. Serta, Straits Times negatif 0,39 persen pada level 3.276,74 poin. (mdk/yud)

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.