Alasan Anggaran Program Kartu Prakerja Ditambah Jadi Rp20 Triliun di 2021

Alasan Anggaran Program Kartu Prakerja Ditambah Jadi Rp20 Triliun di 2021
Jokowi Kartu Prakerja. ©2019 Merdeka.com
UANG | 26 Februari 2021 15:45 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari menyebut bahwa anggaran program Kartu Prakerja akan ditambah di tahun 2021 menjadi Rp20 triliun, dibanding tahun sebelumnya yang hanya Rp10 triliun.

"Wamenkeu (Wakil Menteri Keuangan) menyebutkan rencananya anggaran prakerja akan ditambah anggarannya di tahun 2021 menjadi Rp20 triliun. Beliau menjawab karena Kartu Prakerja dianggap sukses," kata Denni dalam Bincang Sore Direktur Eksekutif dengan Media, Jumat (26/2).

Anggaran tersebut akan ditambah karena program Kartu Prakerja ini merupakan program pertama yang menggunakan pendekatan on demand application. Sehingga program ini dianggap tepat sasaran.

"Kata Wamenkeu karena ini yang mendaftar adalah yang bersangkutan sendiri jadi pasti tepat sasaran. Ini bukan didaftarkan institusi manapun, melainkan siapapun yang membutuhkan daftar sendiri," ujarnya.

Oleh karena itu, pihak manajemen pelaksana program kartu prakerja memberikan kontrol sepenuhnya kepada pendaftar, dan penerima Kartu Prakerja sendiri untuk menentukan apa yang dibutuhkan, seperti pelatihan apa yang akan diambil dan sebagainya.

"Kita memberikan kontrol sepenuhnya kebebasan dan keputusan ke penerima Kartu Prakerja," katanya.

Baca Selanjutnya: Undang Fintech...

Halaman

(mdk/idr)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami