Alasan Erick Thohir Angkat Yenny Wahid Jadi Komisaris Garuda Indonesia

UANG | 22 Januari 2020 13:24 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Menteri BUMN, Erick Thohir menilai Yenny Wahid yang masuk dalam jajaran komisaris baru Garuda Indonesia sebagai figur perempuan yang mumpuni.

"Khusus untuk Ibu Yenny Wahid, figur perempuan yang sangat mumpuni," ujar Erick Thohir dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (22/1).

Erick mengatakan bahwa Yenny Wahid merupakan komisaris independen dan perwakilan publik yang dapat dipercaya.

Politisi Yenny Wahid ditetapkan sebagai Komisaris Independen baru Garuda Indonesia dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (22/1).

Yenny Wahid merupakan putri almarhum Presiden ke-4 Republik Indonesia Abdurrahman Wahid dan dikenal juga sebagai politisi. Yenny menjabat sebagai direktur Wahid Institute dan hingga kini dia menduduki jabatan tersebut.

Semasa Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Yenny sempat mengabdi sebagai staf khusus bidang komunikasi politik.

1 dari 1 halaman

Angkat Peter F Gontha dan Chairal Tanjung

Selain itu RUPSLB Garuda Indonesia juga menetapkan komisaris independen baru lainnya yakni Peter F Gontha dan Chairal Tanjung sebagai wakil komisaris utama.

Posisi komisaris utama diisi oleh mantan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf menggantikan Sahala Lumban Gaol.

Sedangkan posisi Direktur Utama baru Garuda Indonesia ditempati oleh mantan Direktur Utama PT Inti Irfan Setiaputra menggantikan Ari Ashkara yang dicopot akibat skandal Harley.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh pimpinan sidang RUPSLB yakni Sahala Lumban Gaol, didampingi Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko yang baru Fuad Rizal. (mdk/idr)

Baca juga:
Pesan Erick Thohir ke Dirut dan Komisaris Baru Garuda Indonesia
Irfan Setiaputra Resmi Jadi Dirut Garuda Indonesia
Beredar Nama Calon Dirut dan Komisaris Garuda Indonesia, Ada Ignasius Jonan
Soal Kasus Gundik, Pramugari Garuda Siwi Sidi Dicecar 42 Pertanyaan
BUMN: Banyak yang Lirik Jabatan Dirut Garuda Indonesia
Panggilan Ketiga, Pramugari Garuda Siwi Sidi Diperiksa Kasus Pencemaran Nama Baik

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.