Alasan Jeff Bezos Lebih Banyak Habiskan Uangnya di Luar Angkasa Dibanding Bumi

UANG | 19 Juli 2019 06:00 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Bos Amazon Jeff Bezos adalah orang terkaya di dunia dengan kekayaan bersih saat ini sebesar USD 125 miliar, menurut Bloomberg Billionaire Index. Namun siapa sangka, Bezos lebih banyak menghabiskan uangnya di luar angkasa dibanding di bumi.

Bezos banyak menginvestasikan kekayaan Amazonnya dalam pengembangan teknologi luar angkasa melalui perusahaan kedirgantaraannya, Blue Origin.

"Saya pikir ini penting untuk planet ini. Saya pikir ini penting untuk dinamika generasi masa depan. Itu adalah sesuatu yang sangat saya pedulikan. Dan itu adalah sesuatu yang telah saya pikirkan sepanjang hidup saya," kata Bezos, dilansir CNBC Make It.

Dia mengatakan, sudah menyukai dunia luar angkasa sejak kecil, ketika melihat astronot Buzz Aldrin dan Neil Armstrong mendarat di bulan. Selain itu, dia menilai mengembangkan teknologi ruang angkasa sangat penting bagi manusia untuk memiliki masa depan yang panjang.

"Kita manusia harus pergi ke luar angkasa jika kita akan terus memiliki peradaban yang berkembang. Kami telah menjadi besar sebagai populasi, sebagai spesies, dan planet ini relatif kecil. Kami melihatnya dalam hal-hal seperti perubahan iklim dan polusi serta industri berat. Kami sedang dalam proses menghancurkan planet ini. Dan kami telah mengirim probe robot ke setiap planet di tata surya, ini adalah yang terbaik. Jadi, kita harus melestarikan planet ini," imbuhnya.

Investasi ini mungkin akan memakan waktu yang lama. Namun, dengan Blue Origin dia bekerja untuk mengembangkan teknologi yang akan memungkinkannya. Orang akan dapat hidup di ruang (dalam struktur ruang mandiri) jika mereka memilih demikian.

Astronot John Glenn, orang Amerika pertama yang mengorbit Bumi, menulis surat kepada Bezos pada tahun 2016 yang mengatakan bahwa pekerjaan yang dilakukan Bezos pada akhirnya akan membuat perjalanan ruang angkasa menjadi umum seperti perjalanan udara.

Glenn mengatakan dalam surat itu bahwa dia melihat masa depan ketika kita akan naik pesawat ruang angkasa seperti pesawat jet, dan ketika itu terjadi, itu sebagian besar karena pencapaian epik Jeff Bezos.

"Saya pikir itu sepenuhnya dapat dipercaya. "Jika Anda kembali ke masa seratus tahun dan mengatakan kepada orang-orang hari ini bahwa Anda akan dapat membeli tiket dan terbang melintasi dunia dengan pesawat jet, mereka akan mengira Anda gila. Tapi itu jenis perubahan yang bisa terjadi hanya dalam 100 tahun atau kurang."

Langkah pertama dalam perjalanan itu adalah wisata luar angkasa, kata Bezos. Blue Origin sudah menguji kendaraannya, yakni Gembala Baru, karena membawa manusia ke luar angkasa untuk perjalanan wisata singkat.

"Semua orang yang pergi ke luar angkasa mengatakan mereka kembali sedikit berubah dan mereka menyadari betapa indahnya planet ini dan betapa kecil dan rapuhnya itu. Sesuatu yang tidak bisa kita lihat ketika kita di sini, tetapi dari sana itu menjadi jelas."

Baca juga:
Menengok Teh Termahal Khusus Ratu Inggris, Harganya Rp8,6 Juta per Saji
Alasan Mencengangkan Bill Gates Bakal Ternak Ayam Jika Jatuh Miskin
Kisah Sukses Miliuner Tertua RI Berkat Jualan Sabun
Prinsip Sukses Miliarder Sekaligus Mantan Kandidat Presiden AS, Ross Perot
Harta Turun Rp53,4 Triliun, Bos Samsung Tetap Jadi Orang Terkaya di Korea Selatan
3 Kunci Sukses Jeff Bezos, Orang Terkaya Dunia Pendiri Amazon

(mdk/azz)

BERI KOMENTAR
Join Merdeka.com