Alasan Jokowi Beri Kemenhan dan Kepolisian Anggaran Terbesar di 2020

UANG | 26 September 2019 14:37 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Pemerintah mengalokasikan Rp2.528,8 triliun untuk belanja negara di 2020. Adapun tiga Kementerian yang mendapatkan anggaran terbesar adalah Kementerian Pertahanan sebesar Rp127,4 triliun, Kementerian PUPR Rp120,2 triliun dan Kepolisian sebesar Rp90,3 triliun.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani, mengatakan pemberian anggaran besar untuk Kementerian Pertahanan dan Kepolisian dalam rangka penyesuaian anggaran belanja pegawai yang dilakukan pada 2019. Penyesuaian anggaran untuk belanja ini meliputi kenaikan gaji dan tunjangan TNI.

"Jadi betul penambahan untuk di bidang pertahanan, satu utamanya tadi untuk pemenuhan kebutuhan belanja negara kita pagu di 2019 ini ada pensiunan dari pada belanja reformasi birokrasi di TNI 70 persen berdampak pada belanja pegawai," ujarnya di Kemenkeu, Jakarta, Kamis (26/9).

Pengalokasian anggaran Kementerian Pertahanan juga dilakukan untuk mendorong pemenuhan alat sistem persenjataan (Alutsista). "Di bidang pertahanan dibutuhkan peningkatan alutsista supaya peralatan bisa terjaga dengan baik," jelasnya.

Sementara itu, penambahan anggaran Kepolisian dilakukan untuk meningkatkan penjagaan keamanan, mengingat pada tahun depan akan kembali diadakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.

"Kepolisian untuk menjaga keamanan sekaligus mengantisipasi Pilkada serentak 2020," tandasnya. (mdk/bim)

Baca juga:
Pemerintah dan DPR Sepakati APBN 2020
Pemerintah Janjikan Reformasi Struktural Hadapi Ancaman Resesi Ekonomi 2020
Di Rapat Paripurna, DPR Soroti Defisit APBN 2020
Pemerintah Tambah Anggaran KPK jadi Rp922 Miliar di 2020
RUU APBN 2020 Dibawa ke Paripurna, Ini Catatan DPR Untuk Cukai Rokok
Kementerian PUPR Dapat Anggaran Rp120 Triliun di 2020, Ini Rinciannya
Daftar Anggaran Kementerian dan Lembaga yang Disetujui Komisi XI DPR

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.